WHO: Jumlah Orang ‘Mager’ di Dunia Meningkat, Ini Bahayanya

Kurang melakukan aktivitas fisik alias mager atau malas bergerak, ternyata bisa memberikan dampak berbahaya untuk kesehatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan  mengungkapkan, kurangnya aktivitas fisik secara teratur meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, kanker, hipertensi dan diabetes.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Global Health menyoroti manfaat bergerak aktif secara fisik.

Menurut penelitian, aktif melakukan aktivitas fisik memiliki efek positif pada kesehatan mental, dapat menunda timbulnya demensia, dan membantu orang mempertahankan berat badan yang sehat, studi WHO menemukan.

Penulis utama studi tersebut, Regina Guthold, dari WHO Swiss, memperingatkan bahwa makin banyak orang dewasa yang kurang melakukan ativitas fisik yang disarankan untuk menunjang hidup sehat.

“Tidak seperti risiko kesehatan global utama lainnya, tingkat aktivitas fisik yang tidak mencukupi tidak turun di seluruh dunia, dan lebih dari seperempat dari semua orang dewasa tidak mencapai tingkat aktivitas fisik yang disarankan untuk kesehatan yang baik,” kata Guthold dilansir laman The Cable.

Please follow and like us:

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *