Gurita Bisnis Grup Alibaba dari e-Commerce hingga Fintech

Berita internasional – Taipan internet China, Jack Ma hari ini akan mengumumkan ‘nasib’ dirinya di Alibaba, perusahaan yang dia dirikan hampir dua dekade lalu.

Alibaba saat ini tak ‘cuma’ perusahaan e-Commerce. Ma membuat bisnis Alibaba menggurita ke berbagai sektor. Dilansir dari AFP, Alibaba menjadi salah satu perusahaan yang paling berharga di dunia.

Berdasarkan penutupan sahamnya pada Jumat, (7/9) lalu, Alibaba memiliki valuasi mencapai US$420,8 miliar. Nilai fantastis tersebut tak hanya datang dari sektor e-Commerce, walau tak bisa dipungkiri sektor tersebut menyumbang porsi terbesar.

E-Commerce masih menyumbang lebih dari 80 persen bisnis Alibaba, dan pendapatan di segmen itu naik 61 persen pada Mei-Juni lalu. Alibaba mencatat pengguna aktif dari pasar e-commerce tumbuh sebesar 17 juta pada Juni hingga mencapai 634 juta.

Sebagai tanda ambisi globalnya pada bisnis e-Commerce, Alibaba juga meningkatkan investasinya di anak perusahaan Lazada, perusahaan belanja online terkemuka di Asia Tenggara.

Semangat ekspansi usaha ini dimotivasi oleh persaingan yang ketat di China antara Alibaba, raksasa internet Tencent, saingan e-commerce JD.com, dan orang-orang baru yang naik daun seperti Pinduoduo dalam di lanskap taipan internet di China

Berikut hasil penelusuran CNNIndonesia.com terhadap gurita bisnis Alibaba yang digawangi oleh Jack Ma.

1. Alibaba.com

Bisnis pertama Jack Ma bersama rekanannya meluncur pertama kali pada 1999. Saat ini Alibaba.com menjadi pemimpin pasar e-Commerce untuk perdagangan global.

Berdasarkan situs resmi grup Alibaba, pembeli dalam platform e-Commerce ini tersebar di 190 negara. Berdasarkan data per 31 Maret 2018, agen perdagangan, pedagang besar, pengecer, produsen, dan UKM yang terlibat dalam bisnis impor dan ekspor menjadi pengguna situs ini.

Alibaba.com juga menawarkan anggotanya dan layanan rantai pasokan impor / ekspor UKM lainnya, termasuk bea cukai, pembiayaan perdagangan, dan layanan logistik.

2. 1688.com

Situs yang hadir tak lama dari Alibaba.com ini menjadi situs pasar grosir domestik di China. Pembeli dan penjual grosir di China dapat bertemu dalam platform ini. Barang dagangannya pun bervariasi dari mulai pakaian, perabotan hingga makanan dan minuman.

Memimpin pasar grosir domestik terpadu di Cina. Sejumlah besar pedagang di pasar ritel China mendapatkan persedian mereka dari 168.com.

3. Taobao

Tak cukup hadir dalam sebuah situs, pada 2003 Alibaba melihat potensi ponsel seluler dan ekspansi ke sektor marketplace yang ramah untuk pengguna ponsel.

Taobao Marketplace adalah platform perdagangan sosial yang dipersonalisasi menggunakan analisis big data. Menurut Analysys, menjadi destinasi marketplace melalui seluler terbesar Cina pada 2017.

4. Alimama

Tak banyak yang mengetahui bahwa Alibaba pun memiliki perusahaan yang bergerak dalam teknologi pemasaran. Meluncur pada 2007, perusahaan yang telah berusia lebih dari satu dekade ini merupakan platofrm teknologi pemasaran yang sesuai dengan tuntutan pemasaran pedagang.

Melalui program pemasaran afiliasi, Alimama memungkinkan pemasar untuk menempatkan display pemasaran di situs web dan aplikasi pihak ketiga, sehingga memperluas jangkauan pemasaran dan promosi mereka ke properti dan pengguna di luar pasar Alibaba Group sendiri.

5. TMall

Alibaba pun memiliki platform Business to Consumer (B2C) yang berdiri sejak 2008. Kali ini sasaran TMall merupakan konsumen ‘kelas atas’ dengan produk dan pengalaman belanja premium.

Sejumlah besar merek internasional dan Cina telah membangun etalase di Tmall. Menurut Analysys, Tmall adalah platform B2C terbesar di Cina dalam hal nilai barang dagangan pada 2017.

6. Ali Express

Tak cukup hadir dengan platform e-Commerce, pada 2010 Alibaba ekspansi layanannya ke jasa pengiriman barang.

Layanan jasa antar ini memungkinkan konsumen dari seluruh dunia untuk membeli langsung dari produsen dan distributor terutama di China. Selain situs global berbahasa Inggris, AliExpress mengoperasikan beberapa situs berbahasa lokal, termasuk situs dalam bahasa Rusia, Portugis, Spanyol, dan Prancis. Pasar konsumen teratas di mana AliExpress populer adalah Rusia, Amerika Serikat, Brasil, Spanyol, dan Prancis.

7. Alibaba Cloud

Salah satu dari tiga penyedia Infrastructure as a Service (IaaS) teratas di dunia.
Didirikan pada 2009, Alibaba Cloud menjadi lengan komputasi awan Alibaba Group. Berdasarkan data Gartner, perusahaan ini menjadi salah satu dari tiga penyedia IaaS teratas di dunia dan penyedia layanan cloud publik terbesar di China menurut IDC.

Alibaba Cloud menyediakan rangkaian lengkap layanan cloud untuk bisnis di seluruh dunia, termasuk pedagang yang melakukan bisnis di pasar Alibaba Group, start-up, perusahaan dan organisasi pemerintah.

8. Cainiao Network

Operator platform data logistik ini didedikasikan untuk memenuhi visi logistik Alibaba Group untuk memenuhi pesanan konsumen dalam 24 jam di China dan dalam 72 jam di tempat lain di dunia. Platform mengadopsi pendekatan untuk membangun jaringan pemenuhan nasional yang memanfaatkan kapasitas dan kemampuan mitra logistik untuk menawarkan layanan logistik domestik dan internasional.

9. Ant Financial

Perusahaan teknologi yang menawarkan layanan keuangan inklusif kepada dunia. Ant Financial secara resmi didirikan pada 2014, berasal dari Alipay yang didirikan pada 2004. Ant Financial menciptakan sistem kredit bersama dan platform layanan keuangan terbuka melalui inovasi teknologi, dan untuk menyediakan konsumen dan usaha kecil dengan layanan keuangan inklusif yang aman dan nyaman secara global.

10. Alibaba Picture

Perusahaan ini telah melesat di industri film dan hiburan, dengan unit Alibaba Pictures yang membeli saham minoritas di Amblin Partners Steven Spielberg, yang memiliki DreamWorks Pictures, pada 2016.

Awal tahun ini, Alibaba membayar $ 750 juta untuk membeli saham di divisi sinema perusahaan Cina Wanda Film, menjadi pemegang saham terbesar kedua. Perusahaan ini telah berinvestasi dalam kisah “blockbuster” “Mission: Impossible”.

11. Youku

Alibaba juga memiliki situs web video streaming Youku, yang bermitra dengan negara penyiar CCTV China untuk menunjukkan semua pertandingan Piala Dunia 2018.
Pendapatannya dari media digital dan hiburan naik menjadi US$903 juta pada kuartal terbaru, peningkatan 46 persen tahun-ke-tahun.

Please follow and like us:

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *