3 Hari Jadi Pimpinan DKI, Anies-Sandi Temui Kejaksaan Tinggi

Jumat,20 Oktober 2017 WIB   /   0 Comment



Harianjabar.com - Politik, Hari ketiga bekerja sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, sowan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Mereka datang untuk meminta informasi tentang kerja sama dengan kejaksaan tinggi.

Anies mengakui, sebenarnya, memang sudah ada peraturan dan prosedur tentang kerja sama tersebut. Namun dia berharap, dengan terobosan ini, Kejaksaan dapat mempermudah Pemprov DKI Jakarta.

"Seperti yang dijelaskan Pak Kejati ada Tim Pengawal, Pengaman dan Pemerintah Pembangunan Daerah (TP4D). Yang sudah membantu. Sehingga proses penyelenggaraan proyek kegiatan Pemprov," kata Anies di Kantor Kejaksaan Tinggi Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Tony Spontana, menjelaskan kedatangan Anies-Sandi ke kantornya untuk membicarakan informasi terbaru akan hubungan kerja sama dengan jaksa. Itu salah satu untuk kelancaran pemerintahan dan pembangunan di Ibu Kota.

Menurut dia, kinerja TP4D untuk memastikan proyek berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan. Sehingga tidak terdapat penyimpangan yang tidak merugikan negara.

"Tadi saya juga laporkan mengenai TP4D DKI. Seluruhnya ada 119 proyek dengan total 4,6 triliun," ujar Tony.

Proyek itu, kata dia, termasuk dalam proyek underpass Mampang Prapatan-Kapten Tendean hingga jalan layang Pancoran.

"Mungkin Anda melihat kita terjebak kemacetan di mana-mana, tapi kalau kita melihat mereka kerja 24 jam sehari dan seminggu, maka kita menikmati bersama," 

Ingin Urus Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan bicara banyak terkait komitmennya dalam memimpin Ibu Kota lima tahun ke depan. Anies mengatakan dirinya baru bekerja tiga hari bersama Sandiaga Uno.

"Baru kerja tiga hari," ucap Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017).

Sedangkan saat ditanya akan rencana maju ke Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu hanya mengatakan akan mengurus Jakarta.

"Saya urusin Jakarta," jelas Anies Baswedan.

Sebelumnya, bersama Sandiaga Uno, Anies dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Jokowi di Istana Negara, Jakarta pada 16 Oktober 2017.

Dalam kontestasi Pemilu 2019, sejumlah partai politik (Parpol) telah menentukan sikap dukungan. Partai Golkar, Partai Nasdem misalnya, mereka memutuskan untuk mendukung Jokowi untuk kembali mencalonkan diri di Pilres 2019.jelas Tony.

Komentar