Software Ini Segera Punah setelah 36 Tahun Hadir di Semua PC

Senin,27 November 2017 WIB   /   0 Comment



Harianjabar.com, Teknologi - Masih ingat dengan BIOS? Program firmware yang namanya merupakan singkatan dari Basic Input/Output System ini tertanam di motherboard komputer. BIOS merupakan software yang pertama berjalan saat sistem dinyalakan.

Peran BIOS adalah untuk memeriksa kelengkapan dan fungsi komponen komputer serta menjalankan sistem operasi dari harddisk atau media lain yang terpasang.

Belakangan, lantaran memiliki banyak keterbatasan, fungsi BIOS sudah digantikan oleh Unitied Extensible Firmware Interface (UEFI) yang lebih canggih, mendukung teknologi komputer terkini, serta menampilkan antarmuka grafis dan kursor mouse sehingga lebih mudah dipakai ketimbang BIOS.

Intel selaku salah satu inisiator standar UEFI masih mempertahankan kompatibilitas dengan BIOS lewat Compatibility Support Module (CSM). Namun, modul CSM itu akan dihilangkan dari UEFI pada 2020 mendatang.

Dengan kata lain, BIOS yang sudah dipakai selama 36 tahun sejak IBM PC di dekade 80-an ini akan “punah” sekitar dua tahun lagi.

Efeknya, komputer yang dibekali UEFI baru tanpa modul CSM tidak akan bisa menjalankan OS atau software lawas 32-bit karena memang tak didukung oleh UEFI.

Ada juga beberapa hardware tua seperti harddisk, kartu network, atau kartu grafis yang tak bisa berjalan karena belum kompatibel dengan UEFI dan masih membutuhkan dukungan BIOS lawas.

Kebanyakan hardware tua ini adalah yang dirilis sebelum tahun 2013. Software 32-bit masih akan bisa berjalan lewat emulasi di OS 64-bit, tapi hardware lawas yang butuh tersambung dengan BIOS tidak akan bisa berfungsi di komputer dengan UEFI baru nanti.

Kenapa dukungan BIOS mesti dihilangkan? Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Anandtech, Senin (27/11/2017), ada beberapa alasan yang melatarbelakangi hal tersebut.

Salah satunya adalah keamanan. UEFI lebih kebal terhadap upaya peretasan dengan Secure Boot yang mencegah hacker mengutak-atik isi harddisk sistem operasi. Secure Boot hanya bisa aktif jika CSM dimatikan.

Selain itu, UEFI juga berkinerja lebih cepat serta mendukung aneka macam hardware modern. BIOS, misalnya, tidak bisa melakukan booting dari harddisk dengan kapasitas lebih dari 2,1 terabyte, sementara UEFI mendukung harddisk dengan kapasitas hingga 9,4 zettabytes (9.400.000.000 terabyte)

Komentar