Uncategorized

Paslon Wajib Punya Rekening Khusus, Dana Kampanye Cabup Bogor Maksimal Rp100 M !

Harianjabar.comCIBINONG – Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor mengingatkan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor periode 2018-2023 untuk segera membuka rekening bank khusus dalam Pilkada 2018 ini.

Hal itupun dibahas saat rapat koordinasi mengenai pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dan larangan-larangannya, serta dana kampanye untuk semua paslon.

Ketua KPUD Kabupaten Bogor Haryanto Subakti mengungkapkan, semua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor wajib membuka rekening di bank yang dikhususkan untuk menghadapi pesta demokrasi lima tahunan ini.

“Itu wajib buka rekening di bank untuk mengakomodir partisipasi publik, atau perusahaan-perusahaan yang ingin menyumbang ke paslon. Tentu sumbangan itu ada batasan besar nominalnya,” katanya dilansir Publik Bogor, usai melaksanakan rapat koordinasi di Aula KPUD Kabupaten Bogor, (2/2).

Ia menjelaskan, kewajiban paslon di Pilkada serentak 2018 untuk membuka rekening khusus diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) No 5 Tahun 2017.

“Kenapa wajib buka rekening, supaya sumbangan ke paslon bisa dimonitor. Jadi lebih transparan,” ujarnya.

Haryanto menuturkan, pembukaan rekening bank atas nama bakal paslon ini menjadi syarat sebelum ditetapkan menjadi pasangan calon oleh KPUD Kabupaten Bogor. bakal paslon yang ingin membuka rekening bank harus mengajukan permohonan terlebih dahulu ke KPUD Kabupaten Bogor.

“Sesudah membuka rekening, maka paslon harus secepatnya melapor ke KPU,” tuturnya.

Menurutnya, KPUD Kabupaten Bogor mengajukan untuk besaran jumlah dana kampanye paslon maksimal Rp100 miliar. Tetapi, hal ini masih dalam tahap pembahasan antara KPUD Kabupaten Bogor dengan paslon.

“Maksimalnya Rp100 miliar, tapi ini masih dalam proses pembahasan,” bebernya.

Senada, Ketua Panwaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin mengungkapkan, pihaknya bakal men-tracking (menelusuri. red) penyumbang dana kampanye bagi semua paslon yang akan bertarung di Pilkada Kabupaten Bogor 2018 ini.

“Untuk dana kampanye nanti, Jangan sampai masing-masing calon ini mendapatkan dana bantuan dari BUMN, BUMD, Pemerintah, atau Pemerintah Asing. Hal ini akan terus dipantau oleh Panwaslu, dan KPUD Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tim Panwaslu Kabupaten Bogor pun akan terjun langsung ke lapangan untuk menelusuri kebenaran sumbangan dana kampanye tersebut.

Wartawan : Die

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *