Kesehatan

Sayangi kulitmu, 5 bahaya ini rajin mengintai setiap saat dari udara

harianjabar.com-Sering tak disadari, banyak bahaya yang mengintai kesehatan kulitmu setiap hari. Dari matahari yang terik sampai polusi udara bisa membuat kulitmu yang cerah jadi kusam dalam sekejap.

Sayangnya, banyak yang meremehkan bahaya polusi di dalam maupun di luar ruangan. Bila terlalu banyak terpapar polusi, kulit bisa kering dan bahkan bisa terkena kanker. Tingkat paparan polusi ini, walaupun terlihat sepele, apabila terus menerus bisa menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Nah, salah satu media penyebaran polusi adalah udara. Walaupun terlihat bersih, udara ternyata menyimpan banyak bahaya terutama bagi cewek yang tinggal di daerah perkotaan. Hal ini dikarenakan tingkat polusi yang sudah mengkhawatirkan. Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Senin (5/2) ini lima bahaya yang terlihat remeh tapi berbahaya bagi kulit.

1. Polusi karena gas pembuangan.

foto: shutterstock.com

Gas pembuangan yang dihasilkan kendaraan bermotor dan industri ini dipercaya sebagai salah satu pemicu kulit kering. Senyawa hasil pembuangan seperti karbon monoksida, timbal, dan lain-lain bisa diserap kulit dan menimbulkan masalah kesehatan.

Udara yang tercemar juga bisa merusak sistem pernapasan. Sebuah penelitian yang dilakukan Green Peace Indonesia pada Januari-Juni 2017 menunjukkan tingkat PM 2.5 di Jakarta sudah melebihi tiga kali lipat ambang batas yang ditetapkan WHO. PM 2.5 ini adalah partikel kecil yang bisa menembus kulit dan masuk ke paru-paru sehingga menyebabkan berbagai masalah kulit dan pernapasan.

2. Asap rokok.

foto: shutterstock.com

Sama seperti polusi gas pembuangan, asap rokok juga mengandung banyak senyawa berbahaya bagi kulit, seperti karbon monoksida. Bagi perokok, kulit kering dan kasar, keriput, dan kelopak mata yang kendur bisa jadi tanda kulit tak sehat karena terpapar asap rokok. Parahnya lagi, zat karsinogen seperti benzene, arsenic, dan ribuan zat kimia berbahaya lainnya bisa menimbulkan kanker.

3. Polusi dari senyawa produk pembersih.

foto: shutterstock.com

Tak disadari, produk pembersih seperti pemutih toilet, detergen, dan penyegar udara berbahaya jika terlalu lama terpapar ke kulit atau terhirup ke saluran pernapasan. Senyawa seperti formalin yang sering digunakan dalam produk pembersih bisa mengakibatkan berbagai permasalahan kulit, mulai dari iritasi, kulit kering, hingga kerusakan kulit. Jika terakumulasi dalam tubuh, formalin bisa mengakibatkan kanker karena sifatnya yang karsinogen.

4. Sinar terik matahari.

foto: shutterstock.com

Polusi kendaraan yang mengeluarkan zat karbon dan penggunaan AC atau kulkas dengan CFC bisa membuat lapisan ozon menipis. Penipisan lapisan ozon ini membuat radiasi dari matahari langsung menembus kulit. Alhasil, jika kulitmu terpapar terlalu lama, kulit bisa kering, mengalami iritasi, bahkan memicu kanker. Sinar matahari ini bisa membuat kulit jadi hitam dan kusam.

5. Serat kecil yang terbang saat membersihkan lantai.

foto: shutterstock.com

Pekerjaan rumah tangga, seperti menyapu, ternyata bisa mengakibatkan permasalahan bagi kulit. Partikel kecil tak kasat mata yang terbang ke udara saat disapu bisa menempel di kulit. Partikel yang lebih kecil dari debu ini bisa membuat kulit tampak hitam dan kotor.

Ventilasi ruangan yang buruk bisa membuat partikel kecil ini bebas terbang ke mana saja. Jika terlalu lama terpapar, kulit bisa kering dan iritasi.

Dilansir dari brilio.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *