Berita HOT

Magno Radio Vintage buatan temanggung jawa tengah diminati pasar dunia

harianjabar.com-Radio unik bernuansa vintage nan lucu ini merupakan inovasi yang diciptakan Singgih Susilo Kartono, lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB. Pria kelahiran Desa Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah, 1 April 1968, ini pun tak menyangka jika Radio Magno, yang semula adalah sebuah prototype produk dari tugas akhirnya semasa kuliah, kini menembus pasar internasional dan mendunia.

Memulai usahanya pada tahun 2005, produksi yang terbilang kecil ini nyatanya bisa merambah ke Internasional. Pun ketika Amerika dan Eropa tengah mengalami krisis, permintaan akan Radio Magno tak terganggu sedikit pun.

Siapa sangka, bentuk nya yang simpel dan unik, radio ini banyak digemari hingga di luar negeri. Bersama dengan puluhan orang pegawainya, tercatat sudah sebanyak ribuan unit radio yang diproduksi. Dan sekarang, produksi Magno yang bertempat di studio workshop milik Singgih di Temanggung, bisa mencapai 300 unit per bulannya.

Magno-Piranti Works mempekerjakan sekitar 40 orang yang sebagian besar merupakan warga Desa Kandangan sendiri. Rata-rata mereka memiliki pengalaman memproduksi kayu. Melalui pelatihan intensif yag dilakukan di bengkel Magno, para pekerja dapat menghasilkan barang dengan kualitas tinggi yang memenuhi standar ekspor.

Sekitar 95% penjualan Magno diekspor dan 5% untuk pasar negeri seperti Jakarta, Bali, Bandung dan beberapa daerah lainnya. Negara-negara di dunia yang menjadi pasar Magno di antaranya, Amerika Serikat, Brasil, hampir semua negara Eropa, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, Australia, dan Selandia Baru.

Dilansir dari GNFI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *