Lifestyle

Remaja Zaman Now Rentan Alami Rambut Rontok, Ini Alasannya

harianjabar.com Mungkin Anda kerap memperhatikan remaja zaman sekarang, atau yang sering dikenal dengan remaja zaman now, mengalami rambut rontok lebih cepat.

Dilansir dari Healthline, Rabu (7/3/2018), riset terbaru dari Universitas Tsinghua menemukan masyarakat Tiongkok yang memiliki umur sekitar 20 tahun mengalami kebotakan lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya

Beberapa periset pun mengungkapkan 60 persen partisipan yang merupakan pelajar dilaporkan mengalami kerontokan rambut yang signifikan. Selain itu, mereka menemukan remaja yang mengalami masalah rambut rontok adalah pelajar di bidang sains, matematika, dan teknik otomotif.

Terkait hal tersebut, Dermatologis dari San Fransisco, Dr. Andrea Hui, pun mengungkapkan banyak remaja baik laki-laki maupun perempuan di bawah usia 18 yang mendatanginya. Mereka meminta bantuannya untuk mengatasi masalah rambut rontok.

Pakar Dermatologi dan Estetika sekaligus pengarang buku “Beyong Beautiful”, Doris Day, MD, mempercayai stres merupakan faktor signifikan yang menyebabkan kerontokan rambut.

“Stres dapat mengganggu proses pertumbuhan rambut dengan merangsangnya lebih cepat. Hal ini mengakibatkan meningkatnya rambut rontok dalam jumlah besar,” jelas Day, mengutip dari Healthline.

Tak hanya itu, Day mengatakan perawatan rambut yang berlebihan seperti bleaching dan penggunaan hair extensions dapat menjadi penyebab utama masalah rambut rontok.

“Ketegangan yang disebabkan oleh hair extensions melemahkan folikel rambut, yang mengakibatkan kerontokan rambut,” ujar Day.

Remaja Zaman Now Diharapkan Memiliki Kepedulian Pada Perawatan Rambut

Pakar Dermatologi dan Estetika, Doris Day, MD, menyadari media menjadi salah satu faktor penyebab remaja “zaman now” lebih sensitif terhadap perubahan mode rambut. Day mengatakan masalah kerontokan rambut pada orang berusia 20 hingga 30 merupakan hal yang wajar.

“Selebriti dan media membuat remaja zaman sekarang lebih berhasrat untuk membuat rambutnya lebih menarik daripada generasi sebelumnya,” Ujar Day.

Dia pun menyarankan pada remaja untuk mengunjungi dermatolog guna mengatasi masalah rambut rontok dan kebotakan.

“Nutrisi, obat, dan intervensi medis dapat membantu Anda,” tutup Day.

Dilansir dari Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *