Berita kesehatan – Sel punca (stem cell) Mesenkimal untuk terapi pasien Covid-19 akan segera masuk uji klinis fase I. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan bersinergi dengan perusahaan Biofarmasi Daewoong Infion Korea tengah memersiapkan uji klinis tersebut.

Senin (10/8) kedua pihak telah melakukan audiensi untuk pelaksanaannya. Kandidat terapi ini untuk pasien Covid-19 dengan gangguan pernapasan berat atau acute respiratory distress syndrome (ARDS). Secara simbolik kedua negara juga telah melakukan penandatangan ulang nota kesepahaman uji klinis sel punca.

Plt. Kepala Badan Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr. Slamet, MHP, menyampaikan dukungan terhadap persiapan pelaksanaan uji klinis ini. Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan melihat potensi yang besar sel punca Mesenkimal sebagai terapi pada pasien Covid-19.

“Diharapkan kolaborasi yang dilakukan dapat mempercepat ditemukannya terapi efektif bagi pasien Covid-19,” kata Slamet dalam keterangan resmi yang diterima Suara Pembaruan, Selasa (11/8/2020).

Kepala Pusat Litbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan Badan Litbangkes Kemenkes, Dr. Irmansyah, Sp.KJ, selaku koordinator penelitian sel punca untuk terapi Covid-19 mengatakan, kerja sama kedua negara dilakukan untuk percepatan penemuan terapi yang efektif pada penyakit Covid-19 yang disebabkan virus SARS Cov-2.

Terapi sel punca bukanlah terapi yang asing di dunia medis. Memiliki julukan obat modern, terapi sel punca diharapkan dapat mengatasi masalah gejala pernafasan akut atau ARDS yang timbul pada pasien Covid-19.

Sel punca sendiri tidak bekerja sebagai antivirus yang secara langsung membunuh virus, melainkan memiliki fungsi sebagai immunomodulator. Ini bisa menekan produksi substansi-substansi reaktif penyebab hiperinflamasi dan mencederai jaringan paru. Selain itu, sel punca Mesenkimal memiliki efek antifibrotik yang dapat menggantikan jaringan paru yang fibrosis atau cedera akibat hiperinflamasi.

Menurut hasil penelitian di negara lain yang diterbitkan dalam bentuk systematic review dan meta-analisis, sel punca Mesenkimal telah terbukti aman, dengan efek samping minimal. Sel punca ini bermanfaat menurunkan kematian dan perbaikan fungsi paru pada pasien dengan masalah gejala pernafasan akut. Produk sel punca Mesenkimal yang telah melalui fase uji pre klinis, terbukti aman dan berkhasiat. Penelitian dilakukan di salah satu rumah sakit rujukan milik Kementerian Kesehatan.

“Berharap dukungan dan kerjasama semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan penelitian, mulai persiapan sampai tahap akhir diperolehnya hasil penelitian dan publikasi di jurnal ilmiah yang bereputasi,” kata Irmansyah.

Direktur Utama Rumah Sakit dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Khalid Saleh, menyampaikan komitmen untuk mendukung pelaksanaan uji klinis terapi sel punca Mesenkimal pada pasien Covid-19 dengan ARSD mulai tahap awal sampai akhir didapatkannya hasil uji klinis.

admin harianjabar

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat