Berita ekonomi РPemerintah menyediakan kuota sebesar 3 juta bagi ibu rumah tangga yang ingin ngutang lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan anggaran yang telah disiapkan mencapai Rp12 triliun. Kabar baiknya, pinjaman itu diberikan tanpa bunga sedikitpun sampai akhir tahun ini.

“Bunga kredit yang diterima adalah 0% hingga akhir tahun. Dengan demikian, setelah lewat tahun 2020 nantinya peminjam akan dikenakan suku bunga 6% atau setara suku bunga KUR,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Menurut dia selain ibu rumah tangga, korban pemutusan hubungan kerja (PHK) juga bisa memanfaatkan fasilitas kredit tersebut. Namun memang ada syaratnya, yakni peminjam juga harus punya usaha terlebih dahulu tapi enaknya tidak dibatasi berapa lama usahanya, seperti syarat KUR pada umumnya yakni lama usaha harus berjalan selama enam bulan. “Lama usaha calon penerima KUR Super Mikro tidak dibatasi minimal 6 bulan,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, latar belakang munculnya KUR bunga 0% tersebut merupakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya anggaran dapat digeser ke yang lebih produktif dengan pinjaman antara Rp2,5 juta sampai 5 juta denga bunga 0%. Adapun persyaratan utama penerima KUR cukup mudah yang penting punya usaha mikro. Dengan skema baru tersebut, pemerintah menanggung bunga kredit sebesar 19% hingga Desember 2020.

admin harianjabar

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat