Harianjabar.com – PT KAI Daop 3 Cirebon siap menerapkan tes GeNose sebagai syarat penumpang KA jarak jauh. Daop 3 Cirebon pun menyiapkan secara bertahap layanan pemeriksaan GeNose ini mulai 5 Februari mendatang.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Luqman Arif mengatakan persyaratan tes GeNose sesuai dengan SE Kemenhub Nomor 11/2021 tentang perpanjangan pemberlakuan petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dengan transportasi perkeretaapian dalam masa Pandemi COVID-19. “Mulai 26 Januari hingga 8 Februari, pelanggan KA jarak jauh diharuskan untuk menunjukkan surat keterangan hasil pemeriksaan GeNose Test, atau rapid rest antigen, atau RT-PCR yang menyatakan negatif COVID-19Luqman mengatakan sampel hasil pemeriksaan GeNose dan lainnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam. Persyaratan tersebut tidak diwajibkan bagi pelanggan yang berusia di bawah 12 tahun.”GeNose test di stasiun rencananya tersedia secara bertahap mulai 5 Februari.

Saat ini masih tahap persiapan bersama pihak Universitas Gadjah Mada dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Pada tahap awal, layanan tersebut rencananya disediakan di Stasiun Gambir dan Yogyakarta terlebih dahulu,” ujar Luqman.

Luqman menambahkan saat ini PT KAI Daop 3 Cirebon melayani rapid test antigen, yakni di Stasiun Kejaksan, Prujakan dan Jatibarang. PT KAI mematok harga Rp 105 ribu untuk layanan rapid test antigen.

Luqman menambahkan untuk mencegah penyebaran COVID-19, setiap pelanggan KA wajib mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M. “KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 melalui moda transportasi kereta api,” kata Luqman.

Sumber : detik.com (https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5350624/cegah-corona-daop-cirebon-terapkan-tes-genose-awal-februari?tag_from=wpm_nhl_1)

admin harianjabar

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat