October 27, 2021

Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Ruang Rakyat Institute Gelar Diskusi Bersama Dinas UMKM Kota Bogor

2 min read
Diskusi Bersama Kepala Bidang UMKM Kota Bogor Mehdi Sandora (Kiri), Owner Legacy Coffee Yun Suheri (Kanan), Bertempat di Ruang Rakyat Coffee & Garden di Jalan Beo No.6 Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor

Covid-19 ikut berdampak pada industri kopi nasional, baik yang berkonsep coffee shop, maupun pebisnis ritel. Karena itu menjalin kolaborasi diantara pelaku industri jadi salah satu cara bertahan di tengah pandemi bagi industri kopi.

Hal itu jadi salah satu kesimpulan dalam diskusi yang di selenggarakan oleh Ruang Rakyat Institute yang turut serta mengundang Kepala Dinas UMKM Kota Bogor dan Owner Legacy Coffee Yun Suheri, bertajuk Kedai Kopi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi Nasional, bertempat di Ruang Rakyat Coffee & Garden Jl.Beo No.6 Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor, Rabu (22/9).

Yun Suheri Owner Legacy Coffee mengatakan, saat pandemi Covid-19 melanda, banyak coffee shop yang terdampak. Ditengah kondisi sulit ini, komunitas kopi ditantang untuk kreatif, inovatif serta tetap kuat dan solid.

“Banyak gerakan-gerakan yang muncul untuk membantu korban terdampak pandemi covid-19 antara lain gerakan kopi untuk sesama untuk membantu petugas medis, gerakan barista asuh untuk membantu para barista yang kehilangan pekerjaan dan program solid saat sulit untuk saling berbagi informasi mengenai peluang kerja bagi korban terdampak pandemi,” katanya.

Yun menambahkan, pandemi menyebabkan perubahan pada supply & demand, supply chain, proses produksi dan distribusi kopi. Prediksi untuk 2021 perkembangan hotel, restoran, dan kafe akan cenderung stagnan sementara stall kopi independen akan berkembang.

“Untuk memacu pertumbuhan industri kopi kembali di 2021 yang utama bukanlah meningkatkan harga kopi melainkan meningkatkan produktivitas kopi. Kunci dari produktivitas kopi Indonesia adalah peningkatan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dinas UMKM Kota Bogor yang di wakili oleh Kepala Bidang UMKM Mehdi Sandora memaparkan, saat ini pemerintah sedang melanjutkan stimulus untuk pelaku usaha kecil menengah (UMKM) agar mampu bertahan di tengah pandemi. Salah satu yang diberikan berupa subsidi suku bunga, bantuan langsung pembiayaan, juga difasilitasi masuk ke ecommerce alias market place.

“Pengembangan kewirausahaan dan kompetensi sangat diperlukan. Seperti yang kita ketahui bersama kewirausahaan memegang peranan yang penting di dalam perekonomian kita, khususnya UMKM yang telah berulang kali membuktikan resilience-nya ketika terjadi krisis ekonomi,” ungkapnya.

Menurut Mehdi, Kadin dapat memainkan peran yang strategis dalam menjadi katalisator bagi pertumbuhan pengusaha nasional dan UMKM serta pengembangan kompetensinya.

Hal ini bisa dicapai antara lain dengan mendirikan innovation untuk berbagi ilmu, pengalaman dan melakukan program mentoring kepada UMKM dan pengusaha muda. Kemudian, juga mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas pengusaha kita melalui program Kualitas Akan Membawa Nilai (KAWANI).

“Di era digital seperti saat ini, kita perlu mengakselerasi ekosistem usaha yang berbasiskan data dan ekonomi digital. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara kita berusaha dan berinteraksi dengan konsumen kita sehingga kita perlu beradaptasi untuk menjadi tetap relevan, ” pungkasnya.

Ia juga mendorong semua pihak untuk terus mengembangkan kewirausahaan sosial dengan menerapkan pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan untuk memberikan dampak positif pada masyarakat, khususnya masyarakat kelas ekonomi bawah dan yang terpinggirkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat