November 29, 2021

Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Terkait Calon KABAINTELKAM POLRI, LAKSI : Pertimbangkan Aspirasi Publik

3 min read

HarianJabar.com – Seiring di tunjuk nya Komjen Paulus Waterpaw oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), .

Seperti yang diberitakan sebelumnya, atas penunjukan tesebut struktur di level atas Mabes Polri dipastikan akan mengalami perombakan cukup penting tahun ini. Itu karena ada satu pos kosong jabatan bintang tiga (Komjen) Polri yang perlu segera di cari penggantinya untuk menangani berbagai persoalan keamanan dalam negeri.

Menanggapi hal tersebut, Kordinator Lembaga Kajian Strategis (LAKSI) Azmi Hidzaqi turut angkat bicara, menurutnya
tidak terlalu sulit bagi Kapolri untuk menentukan figur ideal yang tepat untuk mengisi jabatan yang akan duduk di kursi nomor satu di badan telik sandi Polri ini.

“Mengenai siapa orangnya yang layak mengisi posisi Kabaintelkam haruslah dipegang oleh figur yang memiliki pengalaman serta menyangkut kemampuan analisa keamanan dan cipta kondisi bagi situasi Kamtibmas dan mampu menjaga kestabilan situasi politik nasional,”ungkap Azmi kepada HarianJabar.com, Jum’at (29/10).

Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) berharap agar Jendral Listyo Sigit memilih calon Kepala Badan Intel Keamanan Polri yang dapat bekerja keras, kerja cerdas agar Polri semakin di cintai rakyat, serta dapat mewujudkan Polri yang humanis.

“Selain itu Kabaintelkam juga harus mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas anggota Intelkam, sasarannya guna meningkatkan mutu kinerja Polri. Kita membutuhkan Intel Polri yang memiliki intelektual dalam menjaga wilayah kedaulatan negara,” tambahnya.

Azmi juga berharap sosok Kabaintelkam mampu mewujudkan institusi kepolisian yang demokratis serta memastikan diadopsinya prinsip-prinsip hak asasi manusia di dalam tugasnya untuk melanjutkan reformasi kepolisian. Selain itu, juga mampu memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada masyarakat.

Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi menambahkan, semoga pihaknya dapat turut serta memberikan pandangannya serta menyampaikan masukannya mengenai aspirasi publik.

“Tentunya kami sebagai bagian masyarakat dapat memberikan masukan yang konstruktif kepada institusi Polri agar dalam menentukan calon kabaintelkam yang baru dapat juga mempertimbangkan masukan masyarakat dan memberikan informasi mengenai rekam jejak calon Kabaintelkam yang akan di pilih oleh Kapolri,”jelasnya.

Lebih lanjut lagi, Azmi Hidzaqi mengatakan, bahwa kunci keberhasilan mantan Kabaintelkam yang kita rasakan beberapa waktu lalu tentunya tidak terlepas dari peran dan fungsi dari wakabaintelkam yang menjadi partner duetnya di badan Intel keamanan.

“Inti nya sosok wakabaintelkam dalam pelaksanaan tugas nya mampu koordinasi, membangun koordinasi, komunikasi, sinergi dengan berbagai pihak. Dalam artian kesuksesan Baintelkam di tunjang oleh semua pihak ikut bertanggung jawab, ikut mendukung, saling menguatkan sesuai tugas masing-masing,”terangnya.

Azmi menilai, dari pengamatan publik selama ini, sosok Irjen Pol Suntana di nilai sangat layak dan tepat untuk di angkat menjadi kabaintelkam selanjutnya apabila di tunjuk Kapolri, beliau merupakan sosok yang mampu untuk menjaga trand posifif di Baintelkam, serta mampu mendukung kinerja Kapolri.

Pasalnya sosok Irjen Pol Suntana memiliki track record dan berbagai prestasi yang luar biasa serta memiliki kinerja yang tidak pernah bermasalah selama kariernya menjadi polisi.

“Beliau adalah figur yang tepat karena mampu berkolaborasi dengan seluruh stakeholder yang ada, selain itu Irjen Suntana mampu merubah paradigma di bidang Intel keamanan untuk menjadi lebih baik lagi,”pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan rekam jejaknya Irjen Suntana lahir pada 2 Juni 1966. Beliau merupakan lulusan Akpol tahun 1988. Selain Kapolda Lampung, beberapa posisi strategis yang pernah ia pegang di antaranya Kapolresta Tasikmalaya (2007), Kapolres Bogor (2008), Kapolres Metro Jakarta Barat (2012), Dirintelkam Polda Metro Jaya (2015) dan Wakapolda Metro Jaya (2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat