Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Manisan dan Roti Popon Oleh-oleh Khas Cianjur yang Melegenda

3 min read

Harianjabar.com – Singgah di Cianjur tidak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh khas. Ada beberapa makanan Cianjur yang legend dan masih bertahan hingga saat ini yang bisa jadi pilihan untuk dibawa pulang jika melintas atau berwisata ke Kota Santri.
Ada dua oleh-oleh legendaris di Cianjur, yakni manisan dan roti popon. Penasaran dengan keduanya, ini ulasan lengkapnya.

1.Manisan Cianjur
Siapa yang tidak tahu dengan makanan khas Cianjur yakni Manisan. Olahan dari buah-buahan ini menjadi oleh-oleh favorit bagi warga luar kota yang kebetulan melintas dan berwisata ke Cianjur.

Beragam macam buah bisa dijadikan manisan. Namun manisan mangga, salak, kedondong, pala, dan pepaya tetap menjadi primadona.

Tak hanya diolah menjadi manisan basah, ada juga yang diolah menjadi manisan kering.

Meski memiliki dominan rasa manis, rasa khas dari buah yang diolah tetap bisa dirasakan. Makanan ini pun cocok untuk disantap saat berkumpul dengan keluarga.

Meskipun namanya manisan, ada juga yang diolah dengan kuah pedas.

Wawan Setiawan Rusli, pemilik toko oleh-oleh di Jalan Dr Muwardi mengatakan manisan memang menjadi jajanan khas Cianjur yang bertahan hingga saat ini.

“Jadi kalau melintas Cianjur tidak beli manisan itu tidak lengkap. Pasti saja ada yang sengaja datang untuk beli manisan sebagai oleh-oleh,” ungkapnya.

Harga manisan bervariasi, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu per seperempat kilogram manisan.

Wawan menuturkan di momen Lebaran tahun ini, penjualan manisan meningkat. Bahkan dalam sehari dia bisa menjual 2 kwintal manisan.

“Kalau lebaran sebelumnya sepi, tidak banyak yang beli. Tapi karena mudik diperbolehkan, jadi di momen mudik sampai arus balik ini yang beli meningkat. Bisa sampai 2 kwintal manisan sehari,” kata dia.

2.Roti Popon
Selain manisan, di Cianjur ada roti legend yang sudah ada sejak 1935 atau sebelum masa kemerdekaan Indonesia. Roti Popon menjadi salah satu produk legendaris yang bertahan dan masih diminati hingga sekarang.

Langganannya tidak hanya dari Cianjur, tapi juga warga luar kota, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Roti Popon ini bisa kita temui di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto. Di kawasan tersebut, berjejer pedagang roti tradisonal, dengan yang khasnya yakni roti popon.

Roti popon ini terdiri dari enam buah roti dengan taburan gula putih di atasnya. Roti ini memiliki lebih berserat dibandingkan roti saat ini yang terbilang lebih lembut. Namun kekhasannya itu yang membuat ketagihan.

Roti tradional yang legendaris ini juga diproduksi oleh pabrik roti yang juga legendaris. Bahkan pabrik roti bernama Tan Keng Cu ini sudah ada sejak 1935 dan kini dipegang oleh generasi keenamnya, Hari Suwarna.

Hari menjelaskan, awalnya pabrik roti Tan Keng Cu hanya memproduksi roti belanda yang dipesan oleh tokoh-tokoh Belanda yang berada di Cianjur.

Namun pasca kemerdekaan, pabrik itu akhirnya memproduksi roti untuk masyarakat Cianjur, dengan cita rasa dan tekstur yang lebih diminati masyarakat lokal.

“Yang kita buat itu ada dua, yakni roti popon dan bodeng. Tapi yang paling terkenal memang roti poponnya,” kata dia, Minggu (8/5/2022).

Seiring perkembangan zaman, dirinya juga memproduksi roti lain, mulai dari roti manis dengan aneka isian rasa, roti tawar, hingga roti kering.

“Yang juaranya dan langganan pelanggan tetap roti popon, baru setelahnya roti tawar. Biasanya untuk roti tawar jadi bahan baku olahan makanan lain, karena roti kita itu tidak hancur kalau dicampur susu atau krim,” tuturnya.

Dia mengungkapkan setiap harinya bisa mengolah hingga ribuan roti, yang dipasarkan oleh enam penjual roti di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto.

Pelanggannya pun bukan hanya warga lokal, tetapi wisatawan dari luar kota.

Harganya pun sangat terjangkau, yakni hanya Rp 3.500 untuk satu pack roti popon berisikan enam buah roti.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *