Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Cetak Generasi Emas, Pemkab Garut Genjot Program Pendidikan-Kesehatan

2 min read

Harianjabar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut siap menggenjot program kesehatan dan pendidikan untuk mewujudkan generasi emas 2045 di Kabupaten Garut. Pemkab disebut tengah mempersiapkan gebrakan untuk menyukseskan program tersebut.

“Termasuk di dalamnya meningkatkan kualitas pendidikan, menjadikan sekolah penggerak sebagai bagian dari semangat kita, untuk meraih generasi emas 2045,” ujar Bupati Garut Rudy Gunawan dalam keterangan tertulis, Jumat (13/5/2022).

Hal ini ia sampaikan usai menjadi inspektur upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Ia memaparkan pihaknya tengah merencanakan gerakan besar yaitu melakukan penimbangan sekaligus melakukan penelitian terhadap kualitas anak-anak yang berumur 1.000 hari, anak-anak kategori balita dan anak-anak sekolah dasar

“Kita semua akan melakukan gerakan besar meneliti kesehatan, sehingga kita menentukan anak ini stunting atau tidak stunting, anak ini sehat atau tidak sehat, dan Pemerintah Kabupaten Garut akan menjadi pelopor pertama di Indonesia yang melakukan gerakan ini,” kata Rudy.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada segenap tenaga pendidik di Kabupaten Garut yang telah mengabdi selama 30 tahun. Dalam kesempatan itu, Rudy juga memberikan beasiswa kepada murid tidak mampu dalam rangka meningkatkan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Garut. Tak hanya itu, ia juga memberi santunan untuk 100 anak yatim.

“Sebagai penghormatan yang layak kepada guru Insya Allah pemerintah daerah yang tadi yang ada (guru mengabdi) 30 tahun, sementara ini kita akan selain memberikan tadi saya juga ingin merehab rumahnya ke dalam program rutilahu masing-masing mendapatkan 10 juta rupiah,” ungkapnya.

Terkait formasi Pegawai Pemerintah dalam Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Garut, Rudy menjelaskan pihaknya telah menyediakan anggaran untuk 1.200 PPPK, di antaranya kepada 900 guru PPPK di tahun 2022.

“Kita tunggu saja prosedur yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Ade Manadin mengatakan Hardiknas tahun ini merupakan sebuah refleksi dari kebangkitan pendidikan setelah era pandemi, sesuai dengan tema tahun ini yaitu ‘Pimpin Pemulihan Bergerak Untuk Merdeka Belajar’.

“Jadi dari situ kita pandemi mudah-mudahan cepat pulih dan kita bergerak untuk merdeka belajar, nanti dengan hari pendidikan nasional ini mudah mudahan semua komponen stakeholder pendidikan agar merdeka untuk menentukan belajar yang terbaik bagi anak dan bagi bangsa ini,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada tenaga pendidik di Kabupaten Garut agar tetap mengabdi kepada bangsa dan negara. Ade menambahkan guru pun harus bisa mengikuti perubahan terutama dalam hal perkembangan teknologi.

“Keberhasilan guru itu ada di peserta didiknya ketika peserta didik kita terwujud cita-cita bangsa ini, maka guru itu berhasil dalam mendidik. Makanya para guru itu berubah sesuaikan dengan perubahan saat ini,” pungkasnya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *