August 8, 2022

Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Ada 1 Suspek Hepatitis Misterius di DKI, Ini Bedanya dengan Kasus Probable

1 min read

Harianjabar.com – DKI Jakarta melaporkan 24 kasus diduga hepatitis misterius, Rabu (18/5/2022). Total 24 kasus tersebut meliputi 3 kasus probable, 20 kasus pending, dan 1 kasus suspek..

Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti kategori ini diperbarui berdasarkan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan menyesuaikan Kementerian Kesehatan RI. Adapun penjelasan setiap kategori, termasuk kasus suspek adalah seperti berikut.

  1. Konfirmasi

Belum tersedia saat ini

  1. Suspek

Hepatitis akut (virus non hepatitis A-E)
SGOT atau SPGT lebih dari 100 IU/L
Usia kurang dari 16 tahun
Sejak 1 Oktober 2021

  1. Probable

Hepatitis akut (virus non hepatitis A-E)
SGOT atau SPGT lebih dari 500 IU/L
Usia kurang dari 16 tahun
Sejak 1 Oktober 2021

  1. Epi linked

Hepatitis akut (virus non hepatitis A-E)
Segala usia
Kontak erat dengan kasus probable

  1. Pending klasifikasi

Kriteria probable terpenuhi
Masih menunggu hasil serologi hepatitis A, B, C, E

  1. Discarded

Apabila salah satu hasil A, B, C, E ternyata positif atau ada etiologi (penyebab) lainnya.

Jadi yang pasti kelompok hepatitis misterius ini kita harus pastikan dulu bahwa pasiennya tidak memiliki salah satu jenis virus hepatitis A, B, C, D, atau E,” tutur Widyastuti dalam agenda daring Jakarta Public Policy Center BPSDM DKI Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Kasus suspek dan probable memiliki definisi yang hampir serupa. Namun, ada perbedaan dalam jumlah atau kadar SGOT Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase, enzim yang biasanya ditemukan pada hati dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT).

Leave a Reply

Your email address will not be published.