August 8, 2022

Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Memprihatinkan! Gedung SMPN 4 Gunung Putri Belum Digunakan Tapi Sudah Rusak, Pemkab Bogor Kemana?

2 min read

Harianjabar.com – Memprihatinkan, itulah kata-kata yang pantas untuk gedung SMPN 4 Gunung Putri yang hingga kini belum bisa digunakan.

Padahal gedung SMPN 4 Gunung Putri ini sudah lama diimpikan masyarakat pasca dibangunnya Desember 2021 lalu, namun sudah mengalami kerusakan.

Dari pantauan harianjabar.com di lokasi terlihat pintu ruang kelas yang sudah copot akibat rusak dan beberapa ruangan terdapat genangan air. Hal yang sama pun terjadi di gedung Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) yang bersebelahan dengan SMPN 4 Gunung Putri tersebut.

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Kabaputen Bogor Achmad Fathoni sangat prihatin dengan kondisi SMPN 4 Gunung Putri dan GOM Gunung Putri yang belum sempat digunakan tapi sudah terdapat beberapa kerusakan.

“Saya berharap pihak dinas terkait dan kontraktor bisa bertanggung jawab, memastikan bangunan diperbaiki sesuai ketentuan kontrak sehingga saat diserahterimakan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab, red) Bogor sesuai dan bisa digunakan dengan baik,” tegas Achmad Fathoni.

Achmad Fathoni berharap, Pemkab Bogor segera mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung sehingga kedua bangunan bisa segera dipergunakan, termasuk sarana akses jalan dan saluran drainasenya.

“Harus diingat, kedua aset bangunan ini sudah lama ditunggu oleh masyarakat Gunung Putri, apalagi SMPN 4 Gunung Putri sudah tiga tahun siswa-siswanya menumpang di sekolah lain. Saya berharap bangunan yang sudah menghabiskan belasan miliar anggaran APBD tersebut bisa diselesaikan segala macam persoalannya bisa segera digunakan oleh warga,

khususnya masyarakat Gunung Putri,” papar politisi dari Fraksi PKS tersebut.

Dia khawatir kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di Gunung Putri, dan berharap dinas terkait bisa mengecek dan mengevaluasi bangunan-bangunan yang sudah dibangun pakai anggaran APBD terkait kondisi sebelum serah terima akhir.

“Sebaiknya segera pergunakan, dan resmikan untuk gedung atau bangunan yang memang sudah dibangun agar bisa sama-sama menjaga bangunan tersebut,” pungkasnya.

Maulana (34), warga sekitar gedung SMPN 4 mengaku sangat menyayangkan bangunan tidak segera digunakan, hingga pada akhirnya bangunan kosong tersebut jadi sarang anak-anak muda yang nongkrong tengah malam.

“Gak heran kalo udah ada pintu yang rusak, bangunan itu gak ada yang jaga sering jadi tempat nongkrong anak-anak muda kalo malam hari, gak tau pada ngapain,” bebernya.

Dia juga heran, mengapa Pemkab Bogor menunda-nunda penggunaan bangunan SMPN 4 Gunung Putri dan GOM. Padahal jika lebih cepat digunakan mungkin tidak ada kerusakan dan terkesan mubazir.

“Memang saya dengar ada persoalan sengketa akses jalan, tapi kalo nunggu masalah sengketa selesai baru dipakai keburu ambruk bangunannya. Ngapain dibangun kalo ujung-ujungnya gak bisa dinikmati warga, ngabis-ngabisin anggaran doang. Saya sebagai warga hanya mengingatkan itu yang dipake bangunan gedung kan uang rakyat harus dinikmati rakyat juga, jangan karena persoalan penggede rakyat gak bisa nikmati fasilitas, kecewa jika Pemda tidak tegas,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.