August 8, 2022

Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Mahasiswa Unpak Bentangkan Baliho Raksasa di Kampusnya

2 min read

Harianjabar.com – Ada cara unik yang dilakukan Mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) Bogor dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia di tahun 2022 ini. Ya, cara unik itu Mahasiswa Unpak yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam universitas pakuan (WAPALAPA) membentangkan baliho raksasa berukuran diameter 100 meter persegi di kampusnya, yang berlokasi di Jalan Pakuan, RT.02/RW.06, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Uniknya lagi, mereka yang membentangkan baliho itu dilakukan tiga orang srikandi dari Universitas Pakuan Bogor. Dengan tidak punya rasa takut, ketiganya pun langsung membentangkan baliho bertuliskan “Stop Climate Change There Is No Planet B” diketinggian gedung sekitar 50 meter.

Koordinator Lapangan, Muhammad Alvi Rizky mengatakan, aksi membentangkan baliho atau mega banner di gedung Unpak itu merupakan bentuk kepedulian teman-teman didalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia, dimana didalamnya itu berisi pesan bahwa mahasiswa Unpak peduli dan juga mengajak masyarakat untuk menjaga iklim di planet bumi ini dengan baik.

“Sekaligus kita juga mengingatkan kepada pemerintah bahwasanya krisis iklim bukan lagi dongeng, artinya krisis iklim adalah suatu hal yang nyata dan dirasakan oleh masyarakat yang memang ada dibelahan dunia ini,” ujar Alvi.

Ia melanjutkan, mega banner atau baliho yang dipasang oleh srikandi di atas gedung Unpak itu bertuliskan “Stop Climate Change There Is No Planet B”, dimana tulisan tersebut memiliki arti yaitu untuk berhenti krisis iklim, karena tidak ada planet lain selain planet bumi ini.

“Yang memasangnya pun tiga orang Srikandi Wapalapa, dia diantaranya Danika Septhi Moranie, Firda Maulida dan Mega Ananda Putri. Mereka memasang mega banner atau baliho di atas ketinggian 50 meter atau tepatnya di lantai 11, lantai paling atas,” jelasnya.

Selain aksi pemasangan baliho raksasa di atas gedung, peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia ini juga dirinya melakukan aksi di sepanjang jembatan yang lokasinya tidak jauh dengan kampus Unpak. Dimana aksi ini, dirinya akan memberikan poster edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan pencegahan krisis iklim di planet bumi ini.

“Jadi konsepnya itu ada dua, pertama ialah action dengan memasang mega banner, dan kedua ada aksi campaign, sehingga semua akan memberikan suara memberikan poster yang mana bentuknya adalah edukasi kepada masyarakat bagaimana cara penanggulangan krisis iklim ini dalam mengurangi maupun mencegahnya, serta bagaimana kita mengerjakan 7 R, yakni Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle (Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali), Refill (Mengisi Ulang), dan Repair,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.