August 8, 2022

Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Polsek Cibungbulang Bereaksi, Siap Tindak Tegas Uji Petik Pungutan Truk Sampah Jika Diteruskan

1 min read

Harianjabar.com – Uji Petik Pungutan kepada truk sampah yang masuk ke TPA Galuga yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Masyarakat Galuga (FKMG) dengan dalih pemberdayaan masyarakat, mendapat perhatian dari Muspika Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor.

Uji Petik Pungutan truk sampah sebesar Rp 5 ribu diberlakukan kepada truk sampah yang akan masuk ke TPA Galuga, selain tidak memiliki dasar hukum, juga dibantah telah direstui oleh BLH Kabupaten Bogor.

Kini giliran Kapolsek Cibungbulang Kompol Agus Permana yang akan menyelidiki apakah Uji Petik Pungutan truk sampah dari DLH Kabupaten Bogor dan Kota Bogor ada dasar hukumnya atau tidak.

“Terkait dengan Uji Petik Pungutan yang terjadi di TPA Galuga, itu harus jelas aturan hukumnya. Tidak boleh ada pungutan yang ditentukan nominalnya. Kalau secara sukarela, itu beda masalahnya,” kata Kompol Agus Permana kepada wartawan.

Lebih lanjut Kompol Permana mengatakan, Muspika Cibungbulang juga tidak pernah menyepakati adanya Uji Petik Pungutan yang dilakukan oleh FKMG tersebut.

“Kalau pungutan itu masih terus dilakukan, akan kita akan pelajari dulu. Dan nanti kalau memang itu melanggar hukum, akan kita tindak tegas,” kata Kompol Agus Permana, yang ditemui wartawan usai menghadiri rapat di kantor Kecamatan Cibungbulang.

Sementara itu, Camat Cibungbulang Agung mengatakan jika kebijakan pelarangan pungutan merupakan kapasitas dari DLH Kabupaten Bogor dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor.

Muspika Cibungbulang hanya memberikan pandangan tentang pemberdayaan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.