August 8, 2022

Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Bikin Malu, Pertandingan Sepak Bola Piala Bupati Bogor Lagi-Lagi Berakhir Ricuh

2 min read

Harianjabar.com – Bikin malu, Pertandingan penyisihan di Grup I antara tim sepak bola U-19 Kecamatan Ciseeng dan tim U-19 Kecamatan Nanggung, berakhir ricuh.

Peristiwa pada turnamen sepak bola Piala Bupati Bogor tahun 2022, itu terjadi di lapangan Leuwiliang, Kamis (9/6/22).

Pertandingan antara kedua tim di Grup I yang berlangsung di Lapangan Garem, Desa Cibinong Kecamatan Gunungsindur, Kamis (9/6/22) tersebut awalnya berjalan normal. Di babak kedua tim U-19 Ciseeng memimpin 1-0, kedua tim bermain baik dan saling jual beli serangan.

Kericuhan mulai berawal, pada akhir babak kedua, tepatnya saat pertandingan menyisakan waktu satu menit. Wasit utama memberikan tendangan bebas.

“Dari kejadian tendangan bebas tercipta gol. Tapi Asisten Wasit 1 angkat bendera tanda offside, namun wasit mensyahkan gol itu. Sebenarnya nggak ada masalah dan pertandingan tetap berlanjut,” ungkap Mad Husin (43) seorang penonton yang ada di lokasi pertandingan.

Namun selanjutnya, terlihat ada pemain cadangan dari tim U-19 Kecamatan Nanggung berlari ke lapangan menuju bench dari pemain dan official tim U-19 Ciseeng, sambil mengacungkan jari telunjuk ke arah para pendukung Tim Kecamatan Ciseeng.

“Sontak saja aksi pemain cadangan dari tim Kecamatan Nanggung itu mengundang emosi dari para penonton dan tidak bisa lagi ditahan terjadilah kericuhan,” paparnya.

Aksi kericuhan laga turnamen sepak bola Piala Bupati Bogor antara tim Kecamatan Ciseeng dan Kecamatan Nanggung di lapangan Garem inipun menjadi catatan buruk kedua dalam event rutin olahraga sepak bola tahunan Piala Bupati.

Sontak saja, video kericuhan yang terjadi itu direkam oleh warga dan menyebar di sejumlah media percakapan masyarakat. Padahal sebelumnya, akibat kericuhan di pertandingan serupa yang berlangsung di lapangan Leuwiliang, Panitia Piala Bupati Bogor menghentikan sementara semua jadwal pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.