Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Cara dan Syarat Membuat SKCK 2022, Offline dan Online

3 min read

Harianjabar.com – Cara membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) ternyata sangat mudah. SKCK ini sangat penting bagi masyarakat, sebab digunakan sebagai persyaratan beberapa hal.

SKCK digunakan sebagai salah satu syarat untuk melanjutkan pendidikan, pencalonan pejabat publik, beberapa profesi dan lainnya. Berikut arti dan syarat membuat SKCK.

Penjelasan SKCK

Menurut Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 18/2014 menyebutkan, Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang selanjutnya disingkat SKCK adalah surat keterangan resmi, yang dikeluarkan oleh Polri kepada seorang, atau pemohon warga masyarakat untuk memenuhi permohonan dari yang bersangkutan. Atau keperluan karena adanya ketentuan yang mempersyaratkan, berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan kepolisian yang ada tentang orang tersebut.

Sedangkan, dalam peraturan itu menyebutkan catatan kepolisian adalah catatan tertulis yang diselenggarakan oleh Polri terhadap seseorang yang pernah melakukan perbuatan melawan hukum, atau melanggar hukum, atau sedang dalam proses peradilan atas perbuatan yang dia lakukan.

Syarat Membuat SKCK

Masyarakat yang ingin membuat SKCK harus memenuhi persyaratan. Salah satu syaratnya adalah dokumen kependudukan. SKCK bisa diterbitkan oleh tingkat polsek, polres, polda dan mabes polri. Tergantung tujuan dari penggunaan SKCK.

Pembuatan SKCK ini bisa dilakukan secara langsung, bisa juga melalui online. Berikut syarat membuat SKCK yang dikutip dari situs resmi kepolisian SKCK Online:

  1. Fotokopi KTP dengan menunjukkan KTP asli
  2. Fotokopi paspor
  3. Fotokopi kartu keluarga (KK)
  4. Fotokopi akta kelahiran atau kenal lahir
  5. Fotokopi kartu identitas lain jika belum memenuhi syarat memperoleh KTP
  6. Enam lembar pas foto berwarna (ukuran 4×6 cm; latar belakang merah; foto berpakaian sopan dan berkerah; foto tidak menggunakan aksesoris di wajah; wajah harus terlihat utuh bagi pemohon berjilbab)

Syarat SKCK WNA

  1. Surat permohonan dari sponsor, perusahaan, atau lembaga yang mempekerjakan, menggunakan, atau yang bertanggung jawab pada WNA.
  2. Fotokopi KTP dan Surat Nikah apabila sponsor dari Suami/Istri Warga Negara Indonesia (WNI).
  3. Fotokopi paspor
  4. Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
  5. Fotokopi IMTA dari Kemenaker RI
  6. Fotokopi Surat Tanda Melapor (STM) dari Kepolisian.
  7. Enam lembar pas foto berwarna (ukuran 4×6 cm; latar belakang merah; foto berpakaian sopan dan berkerah; foto tidak menggunakan aksesoris di wajah; wajah harus terlihat utuh bagi pemohon berjilbab)

Cara membuat SKCK Online

Kamu juga bisa membuat SKCK secara online. Polri memiliki situs pendaftaran permohonan SKCK secara online. Pengisian data hingga unggah dokumen dilakukan secara daring.

Adapun situs SKCK online ini dapat diakses melalui laman https://skck.polri.go.id/

Warga yang hendak membuat SKCK online bisa mengisi form pendaftaran di situs tersebut. Warga harus lebih dahulu menentukan untuk keperluan apa SKCK itu dibuat.

Berikut dasar aturan biaya pembuatan SKCK:

  1. UU RI No.20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP)
  2. UU RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia
  3. PP RI No.50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada instansi Polri
  4. Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1928/VI/2010 tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan PP RI No.50 Tahun 2010
  5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia

Tarif pembuatan SKCK

Sebelum mengetahui tarifnya, kamu juga perlu tahu dasar aturan biaya pembuatan SKCK:

  1. UU RI No.20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP)
  2. UU RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia
  3. PP RI No.50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada instansi Polri
  4. Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1928/VI/2010 tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan PP RI No.50 Tahun 2010
  5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia

Dikutip dari situs Polri, biaya pembuatan SKCK sebesar Rp 30.000.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *