August 8, 2022

Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Geliat Ekonomi di Pasar Pancasila Tasikmalaya Usai Revitalisasi

2 min read

Harianjabar.com – Denyut ekonomi pasar Pancasila Kota Tasikmalaya semakin menggeliat setelah pemerintah merevitalisasi bangunan dan fasilitas pasar ini.

Pembangunan pasar yang menjadi bagian program pasar Juara yang dicanangkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu direspons positif masyarakat Tasikmalaya.

Pasar yang direvitalisasi dan diresmikan pada awal Januari lalu ini disambut antusias 300-an pedagang yang bertransaksi di pasar yang berdiri sejak tahun 1995 ini.

“Ya dulu biasanya ke Sindangkasih kalau tidak langsung ke Cikurubuk yang merupakan pasar besar ya. Tapi karena belakangan ini Pasar Pancasila terlihat lebih nyaman dan bersih, akhirnya saya melanggan ke sini,” ujar Rina Alfiana (29), salah seorang warga

Tidak hanya dirasakan para pembeli, pedagang yang sehari-hari beraktivitas di dalamnya pun merasakan perubahan signifikan.

Pedagang ikan Siti Maimah mengaku sekarang pembeli lebih banyak dibanding biasanya.

“Tidak pengap kemudian nyaman dan tidak was-was kalau dulu bangunannya kan sudah pada lapuk, sekarang mah leluasa dan tenang jualan,” ungkap pedagang yang berjualan sejak 2010 itu.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pasar yang sudah direvitalisasi ini dapat memililki fungsi dan peran yang sangat strategis. Khususnya meningkatkan perdagangan dalam daerah.

“Pemerintah daerah tetap mempertahankan keberadaan pasar rakyat, sebagai upaya memulihkan dan meningkatkan perekonomian di sekitar Pasar Rakyat,” katanya

Selain itu, lanjut Kang Emil, yang tak kalah penting dalam pengembangan pasar rakyat adalah bagaimana pengelolaannya, bukan siapa yang mengelolanya.

“Artinya bagaimana manajemen pengelolaannya sehingga bisa meningkatkan kualitas pasar rakyat yang akhirnya juga menguntungkan para pedagang,” katanya.

“Jadi yang terpenting adalah ekonomi masyarakat bergerak. Lewat transaksi di pasar tradisional yang merupakan jantungnya ekonomi di daerah. Ekonomi masyarakat daerah maju tercermin dari pertumbuhan ekonomi dan kami terus berupaya memfasilitasi lewat berbagai program diantaranya revitalisasi pasar agar kegiatan ekonomi tetap lancar dan masyarakat senang,” bebernya lagi.

Setelah direvitalisasi, Kang Emil mengajak para pedagang untuk tertib berjualan sesuai koridor yang telah disediakan.

Hal itu agar menjadikan pasar tradisional menjadi keren yang tetap mempedomani sila kelima dalam Pancasila.

“Belasan pasar sudah direvitalisasi di Jawa Barat dan terus akan kita bangun di tahun mendatang karena kami meyakini ekonomi sila kelima. Jadi pasar rakyat itu harus keren itulah semangat dari pasar rakyat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadisperindag Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan menyampaikan Pemda Provinsi Jabar telah memulai Program Pasar Juara sejak 2019 dan telah menyelesaikan 21 revitalisasi di 18 kabupaten/kota, dimana tiga pasar di antaranya dilakukan dua kali revitalisasi.

“Targetnya sampai 2023 adalah 25 kegiatan revitalisasi. Untuk 2022 ada satu pasar di Garut yang sedang direvitalisasi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.