Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Nataru 2023, Hunian Hotel di Cianjur Merosot

2 min read

harianjabar.com – Badan Meteologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan adanya potensi cuaca ekstrem pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, akan ada cuaca ekstrem pada saat Nataru. Dia menuturkan, Kementerian Perhubungan sudah memprediksi akan ada 40 juta orang di Indonesia yang mobile pada saat Nataru.

“Dari monitoring BMKG, kami mendeteksi jika kondisi cuaca ekstrem dipicu oleh empat fenomena anomali dinamika atmosfer yang terjadi secara bersamaan,” kata dia saat gelar konferensi via Zoom di YouTube BMKG, Selasa, 20 Desember 2022 malam.

Sementara, hunian hotel di Cianjur di Cianjur pun saat ini turun drastis, bahkan ada beberapa yang melakukan perubahan jadwal untuk menginap.

Manager Marketing Sevillage, Adi mengatakan bahwa hunian hotel menurun drastis, bahkan tak sedikit calon pengunjung membatalkan pesanan untuk menginap.

“Banyak yang cancle, karena takut gempa, ada juga yang merubah jadwal kunjungan,” ujar Adi melalui sambungan telepon pada Rabu, 21 Desember 2022.

Ia mengatakan, pengunjung masih banyak yang merasa khawatir, meski saat ini kondisi Kabupaten Cianjur sebetulnya sudah dalam kondisi membaik.

“Kami meminta agar pihak Pemerintah memberikan statement bahwa wisata di Cianjur aman, sehingga kunjungan wisata ke Cianjur mulai kembali normal,” katanya.

Sementara, Ketua Perhimpunan Hotel dan Rsstoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Nano mengatakan, tidak benar adanya penurunan kunjungan, bahkan saat ini sudah 40 persen kunjungan membaik.

“Cianjur sudah normal kembali, bahkan beberapa pengunjung dari Timur Tengah pun sudah berdatangan ke Cianjur,” katanya.

Ia mengatakan, bagi yang merayakan Natal dan Tahun baru 2023, agar tidak melakukan euforia yang berlebihan.

“Pemerintah tidak melarang hanya saja, bagi wisatawan yang merayakan Tahun baru 2023 harus memiliki rasa empati, bagaimanapun juga Kabupaten Cianjur masih merasakan duka,” katanya.

Meski begitu, pihaknya bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur akan segera melakukan kampanye bahwa Kabupaten Cianjur aman untuk dikunjungi.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *