Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Kakak beradik di Kupang meninggal tenggelam dalam embung

2 min read

Kupang – Dua anak yang merupakan kakak beradik ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat tenggelam di embung Laus Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dua bocah kakak beradik itu ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat dievakuasi oleh warga dari dalam embung Laus Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada Kamis (16/2/2023) petang,” kata Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto saat dihubungi di Kupang, Jumat,

Kedua korban yaitu Merlinda Trisea Saefatu (7) dan Jecson Antonio Saefatu (4) merupakan anak dari Bernadus Saefatu warga RT 20/RW 08 Dusun I Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.

Menurut Kapolres, kedua korban meninggal dunia diduga karena tenggelam dalam embung Laus.

Ia mengatakan peristiwa yang dialami kedua korban pertama kali diketahui Carisa Maakh (11), warga RT020/RW008 Desa Nunkurus ketika melintas di lokasi kejadian. Pada saat itu Carisa Maakh melihat Jacson dalam kondisi terapung di atas permukaan air embung Nunkurus.

Melihat hal itu Carisa Maakh yang dalam kondisi ketakutan lari menuju rumah Dinda Lette yang berada tidak jauh dari lokasi embung Laus untuk menginformasikan kejadian yang menimpa Jecson.

Sejumlah warga yaitu Yeremias dan Ibrahim menuju embung Laus untuk melakukan pertolongan dan menemukan Jacson dalam kondisi tidak bernyawa dalam embung.

“Warga yang datang ke lokasi kejadian menemukan Jecson sudah terapung dipermukaan air dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Mereka pun mengevakuasi korban ke tepi embung,” kata Kapolres.

Menurutnya, ketika warga sedang mengevakuasi Jacson sejumlah warga yaitu Carisa dan Dinda melihat ada gelembung air dari dasar embung dan setelah dilakukan penyelaman ke dalam air ditemukan jenasah Merlinda.

Warga yang datang melakukan pertolongan langsung mengevakuasi kedua korban menuju rumah orang tua korban yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Jenazah kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit RSUD Naibonat untuk dilakukan pemeriksaan medis, setelah diperiksa dibawa kembali ke rumah orang tua korban di Nunkurus,” kata Kapolres.

Ia mengatakan sesuai hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban dan pihak keluarga menerima kematian kedua korban sebagai musibah. Jenazah kedua korban dibawa pulang ke rumah duka di Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *