Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

5 Fakta Aksi Keji Jemi: Bunuh Balita gegara Musik, Perkosa Mayat Korban

2 min read

Harianjabar.com – Pelaku pembunuhan anak di Kotamobagu, Sulawesi Utara telah ditangkap polisi. Awalnya seorang balita berusia lima tahun dilaporkan hilang. Setelah diselidiki, ternyata balita tersebut meninggal dunia dan mayatnya ditemukan oleh warga.
Korban diketahui dibunuh oleh seorang pria yang merupakan tetangganya. Lantas, apa penyebab dari aksi keji tersebut? Berikut informasi selengkapnya.

Kronologi Pembunuhan Anak di Kotamobagu
Pelaku membunuh korban pada Minggu (12/2/2023) di rumahnya. Awalnya, sekitar pukul 18.45 Wita, pelaku memanggil korban yang melewati rumahnya.

Lalu, pelaku membawa korban ke kamar tidur miliknya. Di sana, pelaku menghabisi korban dengan cara mencekiknya.

“Korban dibunuh di kamar tidur pelaku,” kata Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi, Jumat (17/2/2023).

Selain membunuh, pelaku juga sempat memperkosa mayat korban sebelum membuangnya. Selanjutnya, pelaku melarikan diri.

“Jadi pada saat di rumah menurut keterangan tersangka, saat di rumah karena korban sudah dicekik dan dia (pelaku) panik, kemudian dia berpikiran untuk melarikan diri,” ucap Dasveri.

“Setelah dipastikan sudah tidak bernyawa korban dimasukkan di dalam karung kemudian membawanya ke perkebunan Ponompiaan lalu menyetubuhi korban,” imbuhnya.

Mayat Ditemukan di Area Perkebunan
Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi mengatakan bahwa ayah korban, Miran Pobela baru menyadari putrinya hilang sekitar pukul 19.00 Wita. Setelah itu, ayah korban langsung mencari keberadaan putrinya di rumah beberapa keluarga, namun tidak ditemukan.

“Dengan belum ditemukannya korban sehingga Miran Pobela langsung melaporkan kepada pemerintah desa, kemudian Sangadi (kepala desa) langsung menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Inuai melalui telepon,” ujar Dasveri.

Setelah dilakukan pencarian, mayat korban ditemukan pada Kamis (16/2/2023). Jenazahnya dibuang ke sebuah area perkebunan di Desa Ikarat, Kecamatan Domoga, Bolmong.

Kaki Kiri Korban Hilang: Diduga Dimakan Hewan Buas
Saat proses evakuasi, jasad korban ditemukan tanpa kaki sebelah kiri. Polisi menduga kaki kiri korban dimakan hewan liar.

“Asumsi kami kemungkinan sudah dimakan hewan dikarenakan jasad anak dibuang di perkebunan lepas dan banyak binatang liar,” kata Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi, Jumat (17/2).

Menurut Dasveri, kaki sebelah kiri tersisa tulang paha sementara daging kaki sudah tidak ada. Kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab hilangnya kaki korban.

“Untuk hasil yang valid masih menunggu hasil autopsi,” tuturnya.

Pelaku Ditangkap Polisi
Pelaku pembunuhan terhadap balita di Kotamabagu adalah Jemi Tambanua (42). Polisi menerima informasi pelaku berada di Desa Malomba Kecamatan, Dondo, Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Rabu (15/2), sekitar pukul 07.00 Wita.

“Iya pelaku sudah ditangkap Polsek Dondo Polres Toli-toli Sulteng,” katanya.

Motif Pembunuhan: Pelaku Kesal dengan Ayah Korban
Pelaku sempat ditanya penyebab dia membunuh korban. Motif pembunuhan anak di Kotamobagu tersebut karena ayah korban memutar musik dengan suara keras.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *