Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Erick Thohir kunjungi Stadion Si Jalak Harupat pastikan renovasi tepat waktu

2 min read

Bandung (harianjabar.com) – Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengunjungi Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu, guna memastikan renovasi menjelang Piala Dunia U-20 selesai tepat waktu.

Orang nomor satu di PSSI itu, mengatakan pihak FIFA akan berkunjung ke Indonesia untuk melakukan pengecekan enam stadion yang akan menjadi venue Piala Dunia U-20 pada 21-27 Maret. 

“Kita hadir ke sini karena peduli ingin memastikan ada pendamping dan jika ada hal-hal yang tidak diinginkan, kita bisa perbaiki sedini mungkin,” kata Erick usai mengecek proses renovasi Stadion Si Jalak Harupat.

Erick mengatakan dirinya bersama rombongan PSSI berkunjung lebih awal sebelum kedatangan FIFA karena ingin enam stadion yang direncanakan menjadi venue dapat dinyatakan layak untuk digunakan oleh FIFA.

“Jangan sampai ada stadion yang dicoret dan tak terpilih oleh FIFA. Apalagi, Stadion Si Jalak Harupat menjadi salah satu stadion kebanggaan warga Jawa Barat. Saya rasa Pemda tadi sudah kasih komitmen deadline untuk sesuai, agar kehadiran FIFA kita bisa maksimalkan,” kata Erick yang juga  Ketua Penyelenggara Piala Dunia FIFA U-20 (LOC) itu.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali mengatakan kunjungan itu pun sebagai bentuk pengawasan oleh pihaknya terkait komitmen para pemerintah daerah yang menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.

“Semua gubernur, bupati yang sudah menandatangani host city aggrement, itu FIFA pegang apa yang dijanjikan, apa yang sudah dikomitmenkan,” kata Zainudin.

Dia pun berharap para pemerintah daerah memenuhi komitmen tersebut. Khususnya, kata dia, dia pun berharap Stadion Si Jalak Harupat tetap terpilih menjadi tempat penyelenggaraan sesuai dengan yang telah direncanakan. “Kira harap Si Jalak Harupat tetap menjadi pilihan, tapi kita belum tahu (keputusan) FIFA seperti apa,” katanya menambahkan.

Direktur Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Essy Asiah mengatakan sejumlah perbaikan yang dilakukan di Si Jalak Harupat itu mulai dari bagian tribun, hingga bagian arena atletik di sekeliling lapangan.

“Beberapa catatan (perbaikan) itu tribun untuk media, kursi VIP juga kita tangani, akan datang kursinya. Dan beberapa lainnya itu menurunkan kaca pembatas, di bawah 1 meter,” kata Essy.

Di samping itu, ia pun meminta pemerintah daerah juga memperbaiki aspal di sekitar Stadion Si Jalak Harupat. Maksimal, kata dia, perbaikan itu harus selesai pada 17 Maret.

“Sekarang semuanya sedang on progres, kita harap Maret ini sebelum FIFA tiba, ini sudah beres,” pungkas Essy.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *