Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Fadly Faisal Tersakiti Beredar Video Syur 47 Detik Mirip Rebecca Klopper

3 min read

Jakarta (harianjabar.com) – Beredarnya video syur 47 detik mirip Rebecca Klopper mau tak mau menyeret nama Fadly Faisal, kekasihnya. Simpang siur kabar soal ‘peran’ Fadly Faisal dalam video itu sempat dibahas ketika awal permasalahan ini mencuat. Fadly Faisal yang juga merupakan adik dari suami Vanessa Angel, Febri Andriansyah, sudah memberikan penegasan soal keterlibatannya dalam video tersebut.

Fadly Faisal membuka diri kepada ayahnya, Haji Faisal. Ketika ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Faisal membeberkan bahwa dirinya sudah ada komunikasi dan dialog dengan putranya tersebut. Kepada sang ayah, Fadly mengaku bukan sosok pria yang ada di dalam video.

“Kalau si Fadly, dia tuh lebih ke gimana ya, melihat pacarnya tersakiti. Sedih dia ya, sedih. Cukup terpukullah,” kata Faisal saat ditemui di rumahnya di kawasan Jakarta, semalam.

“Kalau tidak sedih ya nuraninya patut dipertanyakan,” tutur Haji Faisal.

Ayah dari Fuji An itu juga membuat penegasan lain yakni putranya bukan pula perekam video yang dimaksud. Dia menuai alasan kenapa sangat yakin bahwa Fadly tidak terlibat dalam permasalahan ini.

Menurut Faisal, anak-anaknya selalu dididik dengan agama yang ketat. Sehingga kemungkinan mereka melakukan tindakan asusila seperti itu dinilai Faisal sangat mustahil.

“Saya selalu memantau dan mendidik anak-anak berdasarkan agama. Kalau saya berfirasat tidak mungkin karena saya pada anak-anak saya itu didikan agamanya keras. Ya nggak mungkinlah dia (Fadly) dan sesuai dengan didikan saya kepada anak-anak saya, selalu saya tekankan,” tegas Faisal.

Di sisi lain kondisi Fadly Faisal saat ini juga mencuri perhatian publik. Banyak yang penasaran dengan keberadaannya karena setelah video beredar, dia seperti menghilang dan membisu.

Faisal menyebut bahwa putranya itu masih terpukul dan sedih. Di satu sisi dia merasa bahwa kekasihnya sedang tersakiti saat ini akibat beredarnya video syur 47 detik tersebut, di sisi lain Faisal mengisyaratkan kesedihan itu karena dugaan keterlibatannya yang masih jadi pembahasan banyak orang.

Rebecca Klopper memutuskan untuk melaporkan penyebar video syur 47 detik mirip dirinya tersebut ke polisi. Sandy Arifin, Neosandy Purba, dan Wijayanto Hadisukrisno selaku kuasa hukum Rebecca Klopper menjelaskan alasan mereka melaporkan kasus ini. Dalam pernyataannya, tim kuasa hukum menyebut adanya kerugian yang dialami oleh klien mereka.

“Alasannya karena sudah sangat merugikan klien kami,” ucapnya.

Sementara itu Rebecca Klopper saat ini masih tidak memberikan pernyataan terkait beredarnya video syut mirip dirinya tersebut. Dia bungkam dan menutup diri dengan menutup kolom komentar media sosial dan tidak lagi aktif di media sosial beberapa hari terakhir.

Rebecca Klopper melaporkan akun Twitter dengan nama @dedekkugem. Akun tersebut dilaporkan atas dugaan pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dokumen elektronik yang memuat kesusilaan.

“Hari Senin kemarin tanggal 22 Mei 2023, pukul 16.45 WIB berdasarkan laporan polisi LP/B/113/V/2023/SPKT/BARESKRIM POLRI, penerima kuasa RK melaporkan pemilik akun Twitter @dedekkugem atas dugaan pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat akses pengiriman elektronik dan atau dokumen elektronik yang memuat kesusilaan,” ungkap Brigjen Ahmad Ramadhan, dalam konferensi pers di Bareskrim Mabes Polri.

“Sebagaimana dimaksud Pasal 45 ayat 1, juncto pasal 27 ayat 1 UU RI no 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI no 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan korban atas RAPK alias RK dengan saksi FF dan LL,” sambungnya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *