Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Kronologi Perampok Perkosa Wanita di Rumahnya, Korban Sempat Video Call Suami

2 min read

Jayapura (harianjabar.com) – Pria berinisial OM alias Opi (25) di Jayapura, Papua, ditangkap polisi atas aksi perampokan disertai pemerkosaan terhadap seorang ibu rumah tangga. Korban diperkosa setelah sempat video call bareng suaminya.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor D. Mackbon mengatakan peristiwa perampokan disertai pemerkosaan ini terjadi di rumah korban, Distrik Abepura, Jayapura, Sabtu (15/7) sekitar pukul 02.00 WIT. Sebelum pelaku datang, korban sedang video call bersama suaminya yang berada di luar kota.

“Pada saat pelaku masuk rumah yang korban ini sedang video call karena suaminya ada di kota lain,” kata Kombes Victor D. Mackbon kepada wartawan di Mapolresta Jayapura Kota, Papua, Rabu (26/7/2023).

Setelah selesai video call, korban mendapati pelaku sudah berada di dalam rumah. Akibatnya, korban mengamankan diri dengan cara bersembunyi di kamar mandi.

“Setelah video call selesai ternyata pelaku masuk dan mengejar korban ke kamar mandi,” ungkapnya.

Mengetahui keberadaannya sudah diketahui oleh korban, pelaku OM mengejar korban ke kamar mandi. Korban saat itu sempat menghubungi suaminya kembali, namun tidak mendapat balasan.

“Korban berupaya menghubungi suami tapi tidak diangkat sehingga kejahatan tersebut terjadi,” ujarnya.

Kombes Victor mengatakan pelaku mendobrak pintu kamar mandi. Seketika itu juga pelaku mengancam menggunakan sebilah parang agar korban memenuhi nafsu bejatnya.

“Tersangka mengejar korban dan mendobrak pintu kamar mandi dan melakukan pengancaman dan menyampaikan bahwa pelaku ingin menyalurkan birahinya,” jelasnya.

Setelah melakukan aksi bejatnya tersebut, pelaku mencuri barang-barang milik korban. Sementara korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

“Kemudian anggota kami di lapangan menginterogasi dan melakukan penyelidikan dan bisa diketahui berdasarkan petunjuk-petunjuk yang ada bahwa pelaku ini atas nama OM (25),” lanjutnya.

Victor mengungkapkan pelaku sempat melawan dan mencoba melarikan diri saat hendak diamankan. Karena itu polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan cara menembak kaki sebelah kiri pelaku.

“Jadi ada tindakan tegas terukur pada saat personel kami di lapangan mengidentifikasi pelaku karena kita amankan informasi malam hari yang bersangkutan itu terlihat,” ucapnya.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

“Untuk pasal yang dikenakan oleh penyidik itu Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 9 tahun penjara,”katanya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *