Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Suara Tolak Munaslub Golkar Kian Nyaring Termasuk dari Jusuf Kalla

4 min read

Jakarta (harianjabar.com) – Partai Golkar tengah diterpa kabar adanya wacana musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Namun, penolakan isu tersebut terdengar kuat termasuk dari tokoh senior Golkar Jusuf Kalla hingga Aburizal Bakrie.

Diketahui, desakan adanya munaslub ini bukan muncul secara tiba-tiba. eksponen sudah mendorong Munaslub sejak satu tahun lalu.

“Ini kami sudah diskusikan satu tahun lalu seharusnya kita lakukan munaslub, satu tahun lalu itu bulan Juni-Juli tahun lalu harusnya munaslub, tetapi kami undur satu tahun sampai sekarang bulan Juli, karena kami masih ingin memberi kesempatan pada Pak Airlangga,” kata Eksponen Partai Golkar Lawrence TP Siburian dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu (30/7/2023).

Lawrence mengatakan kesempatan itu sudah diberikan kepada Airlangga selama satu tahun. Namun para senior menilai tidak ada perubahan yang dilakukan oleh Airlangga.

“Kami lihat nggak ada perubahan, artinya apa? Satu, dia sebagai calon presiden/calon wakil presiden tidak jelas, kemudian kedua koalisinya tidak jelas, ketiga arah Partai Golkar mau kemana juga nggak jelas,” kata Lawrence.

“Nah ini, kami, para senior dan organisasi pendiri, menilai, mendiskusikan, mengevaluasi ini soal leadership, ini soal ketidakmampuan dia untuk memimpin partai,” imbuhnya.

Suara penolakan munaslub kini terdengar kencang. Ketua DPD Golkar bahkan hingga senior Partai Golkar Jusuf Kalla menolak wacana tersebut.

Seluruh Ketua DPD se-Indonesia Kompak Tolak Munaslub
Seluruh ketua DPD Provinsi Partai Golkar menyatakan menolak adanya wacana munaslub. Sebanyak 38 ketua DPD juga menegaskan taat pada satu komando di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Plt Ketua DPD Golkar Provinsi Papua Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan seluruh ketua DPD provinsi meminta pertemuan dengan Airlangga di Bali. Dalam pertemuan itu, sebanyak 38 ketua DPD menegaskan komitmen dan taat pada keputusan munas, rapimnas, dan rakernas.

“Kami menyatakan 100 persen, kami di sini menolak munaslub. Kami ingin fokus bekerja untuk memenangkan agenda politik 2024 bersama Pak Airlangga Hartarto,” kata Doli dalam keterangan tertulis, Senin (31/7/2023).

Hal ini disampaikannya di Hotel Mulia Resort, Nusa Dua Bali, Minggu (30/7). Doli menambahkan pertemuan 38 DPD Golkar provinsi dengan Airlangga Hartarto adalah inisiatif para ketua DPD. Hal itu dikarenakan DPD merupakan pemilik suara di munas Golkar.

“Kedua, untuk urusan pilpres sebagaimana yang diputuskan dalam munas, rapimnas, dan rakernas, kami sepenuhnya sudah menyerahkan mandat pada ketua umum untuk menentukan siapa capres atau cawapresnya,” tegasnya.

Dia menambahkan DPD Golkar seluruh provinsi di Indonesia juga menyatakan memberikan mandat pada Airlangga dalam proses negosiasi, strategi, dan momentum terkait Pilpres 2024.

“Kami sudah melihat ketua umum kami cukup aktif untuk berkomunikasi dengan semua pimpinan parpol,” ujar Doli.

Doli juga menegaskan seluruh DPD Golkar mendorong Airlangga bisa tetap bersama dan berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo. Termasuk dalam menghadapi Pilpres 2024.

“Kami sangat berharap Pak Airlangga bisa bersama membangun komunikasi yang intensif untuk menghadapi agenda ke depan, agenda pemerintah dan pemilu bersama dengan Pak Jokowi,” terangnya.

Doli turut menyatakan Ketua DPD siap tempur di wilayah masing-masing untuk kemenangan Partai Golkar di Pemilu 2024. Baik pemilihan legislatif, pemilihan presiden, maupun pilkada.

“Kami ini pakai seragam yang sama, ini seragam baru kami, kuning loreng, ini menunjukkan kami siap tempur di lapangan,” ujarnya.

Sebagai informasi, dalam menyampaikan penegasan ini Doli didampingi 37 ketua DPD Golkar provinsi seluruh Indonesia.

Jusuf Kalla Bicara Marwah Partai
Tokoh Senior Partai Golkar Jusuf Kalla atau JK merespons bergulirnya isu munaslub yang belakangan beredar. Jusuf Kalla tegas menolak hal itu lantaran hanya menurunkan marwah partai.

“Sangat tidak setuju karena itu akan lebih menurunkan marwahnya Golkar,” kata Jusuf Kalla usai menghadiri acara ‘Seminar Anak Muda untuk Politik’ di Aula Abdul Muis, Gedung DPR RI, Senin (31/7/2023).

JK meminta kader Golkar untuk bersatu, biarkan Ketum Airlangga Hartato mengemban tugas yang sudah dimandatkan ke dirinya. Ia lantas menyinggung kader bersatu saja belum tentu menang, apalagi jika berseteru.

“Berikanlah karena Airlangga sudah diberikan mandat, masa mau, jangan Golkar dilibatkan situasi yang sulit, jadi siapapun yang harus memahami itu,” kata JK.

“Bersatu saja belum tentu menang apalagi tidak bersatu, dan tidak ada yang bilang mengangkat suara Golkar, dalam kondisi ini kita semua orang sudah menetapkan pilihan-pilihannya sebenarnya,” ungkapnya.

Aburizal Bakrie Minta Kader Kompak
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) meminta seluruh kader Golkar untuk menaati keputusan Munas tahun 2019. Sebagai informasi, sesuai Keputusan Musyawarah Nasional Partai Golkar tahun 2019 yang kemudian diperkuat kembali lewat Rapimnas Golkar 2021 memutuskan bahwa Munas Partai Golkar akan digelar pada tahun 2024.

“Saya meminta seluruh kader Golkar menaati keputusan Munas sebagai keputusan final dan tertinggi partai,” katanya.

Aburizal juga mengapresiasi seluruh pengurus DPD Golkar tingkat I dan II seluruh Indonesia yang tetap solid dan konsisten mendukung kepemimpinan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, serta menjunjung tinggi hasil keputusan Munas 2019 dan Rapimnas 2021.

Untuk itu, selaku Ketua Dewan Pembina yang juga terpilih secara aklamasi pada Munas 2019, Aburizal selalu berkomunikasi dengan Ketua Umum Airlangga sekaligus memonitor perkembangan terkini Partai Golkar.

Lebih lanjut, Aburizal meminta seluruh pengurus DPD I dan II terus menjaga soliditas. Dia juga meminta agar para kader mempersiapkan mesin partai untuk menyongsong Pemilu 2024.

“Saya meminta seluruh kader bersatu dan menyampingkan dan menolak dengan tegas tindakan kontra produktif, seperti wacana Munaslub. Karena hal itu bisa mengganggu sekaligus merugikan Partai Golkar dalam mempersiapkan diri untuk menyongsong Pemilu 2024.”

Hiruk pikuk permintaan Munaslub yang disampaikan beberapa kader, menurutnya, langkah kontra produktif dari dalam yang bertujuan melemahkan Partai Golkar dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu legislatif dan Presiden. Karena itu, dia meminta kader Golkar merapatkan barisan di bawah kepemimpinan Airlangga.

“Saya mengimbau kepada seluruh kader Golkar bersatu dan merapatkan barisan di bawah kepemimpinan Pak Airlangga Hartarto untuk mensukseskan tugas-tugas pemerintahan sampai 2024 dan melakukan konsolidasi partai di segala lini untuk memenangkan pemilu legislatif dan presiden,” katanya.

“Semua kader vertikal maupun horizontal harus menyiapkan diri untuk kerja politik yang berkesinambungan, terstruktur, dan sistematis untuk merealisasikan target kemenangan Partai Golkar di Pemilu 2024,” imbuh Aburizal.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *