Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Kabar Terkini soal Mario Teguh dan Dugaan Penggelapan Rp 5 Miliar

3 min read

Jakarta (harianjabar.com) – Kasus dugaan penggelapan Rp 5 miliar yang menyeret motivator Mario Teguh masih berlanjut. Terkini, Mario Teguh dan istrinya, Linna Susanto akan segera diperiksa polisi.

Sebagaimana diketahui, Mario Teguh dan istrinya dilaporkan oleh pengusaha skincare, Sunyoto Indra Prayitno. Menurut pelapor, Mario Teguh terikat kerja sama dengan perusahaan milik Sunyoto, sebagai brand ambassador untuk promosi skincare.

Versi pelapor, Mario Teguh menjanjikan produk skincare milik pelapor bisa naik dengan bantuan promosi dirinya. Sebagai imbalannya, perusahaan memberikan Rp 5 miliar untuk promosi tersebut kepada Mario Teguh, namun apa yang dijanjikan tidak sesuai harapan.

Mario Teguh sendiri telah membantah tuduhan tersebut. Mario Teguh mengaku dirinya tidak pernah menjadi brand ambassador produk skincare milik pelapor.

Kasus ini telah bergulir sejak Juni 2023. Terbaru, polisi akan memeriksa Mario Teguh dan istrinya.

Mario Teguh akan Diperiksa
Polda Metro menyampaikan perkembangan terbaru kasus Mario Teguh ini. Mario Teguh dan istrinya, Linna akan diperiksa polisi.

“Penyidik akan mengagendakan klarifikasi terhadap terlapor atas nama Lina Teguh dan Mario Teguh,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (1/8/2023).

Empat Saksi Diperiksa
Trunoyudo belum merinci kapan pastinya keduanya akan diperiksa. Dia menegaskan, sejauh ini sudah ada 4 orang saksi diperiksa terkait laporan tersebut.

“Polda Metro Jaya menangani laporan dugaan tindak pidana penipuan yang menyeret Lina teguh dan Mario Teguh. Dalam kasus ini, perkembangannya, penyelidikan sudah mengklarifikasi terhadap 4 orang saksi,” ujarnya.

Produk Skincare Dicek di BPOM

Mario Teguh dilaporkan atas dugaan penggelapan dalam kerja sama promosi produk skincare. Selain masalah dugaan penggelapan, polisi juga akan mengecek sampel produk skincare ini ke BPOM.

“Dalam waktu dekat, penyidik akan mengirimkan sampel skincare kepada pihak BPOM untuk dilakukan pemeriksaan terkait izin produk,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (1/8/2023).

Trunoyudo menyebut pihak kepolisian juga akan melakukan klarifikasi terhadap perusahaan yang memproduksi skincare tersebut.

“Penyidik juga akan melakukan klarifikasi terhadap PT PM yang memproduksi skincare tersebut. Penyidik akan terus berkoordinasi dengan ahli pidana dan BPOM,” ujarnya.

Duduk Perkara Versi Pelapor
Djamaluddin Koedoeboen selaku kuasa hukum pelapor menjelaskan duduk perkara pelaporan karena kliennya telah mengeluarkan uang untuk mengontrak Mario Teguh sebagai brand ambassador (BA) untuk mempromosikan produk skincare miliknya. Namun Mario Teguh tidak menepati janjinya.

“Ada janji yang bersangkutan untuk ingin meng-up skincare atau bisnis dari klien kami dan itu tidak dilakukan sehingga klien kami mengalami kerugian yang cukup besar dan sudah menggelontorkan uang sebesar itu,” ujarnya.

Dalam pelaporan tersebut, kliennya juga melaporkan istri Mario Teguh yang bernama Linna Susanto. Istri Mario Teguh diduga terlibat dalam perkara yang ada. Rencananya, pekan depan kliennya akan menjalani pemeriksaan terkait pelaporan tersebut.

“Beliau selaku BA sekaligus juga istrinya jadi ada dua yang bersangkutan. Ada perjanjian sebelumnya bahwa yang bersangkutan menjanjikan dan mengiming-imingi dengan menggunakan jasa beliau, itu klien kami bisa naik dalam beberapa bulan dan klien kami berkewajiban untuk memberikan uang kepada yang bersangkutan dan sudah diberikan. Namun faktanya tidak berjalan sebagaimana dijanjikan” jelasnya.

Mario Teguh Membantah
Motivator Mario Teguh buka suara terkait tuduhan penggelapan Rp 5 miliar. Melalui tim kuasa hukumnya, Mario Teguh membantah tuduhan tersebut dan mengirimkan somasi terhadap pelapor.

“Berkaitan dengan adanya pemberitaan yang tidak benar mengenai penipuan dan/atau penggelapan atas Kerjasama sebagai Brand Ambassador Skincare Kanemochi, yang dilakukan oleh Klien Kami Sdr. Mario Teguh, Kami bermaksud memberitahukan kepada publik, bahwa keterangan dan/atau berita yang telah disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab merupakan berita yang tidak benar dan/atau berita bohong serta telah mencemarkan nama baik Klien Kami,” pernyataan tim kuasa hukum Mario Teguh, Lukman Baharudin, yang diunggah di akun Instagram Mario Teguh, dilihat detikcom, Sabtu (15/7).

Tim kuasa hukum membantah Mario Teguh terlibat kerja sama dengan brand milik pelapor dan menjadi brand ambassador. Mario Teguh disebut tidak pernah menerima uang yang dimaksud.

“Klien Kami tidak perah menandatangani Perjanjian Kerjasama dan/atau Memorandum of Understanding dengan yang bersangkutan, Klien Kami tidak pernah menyatakan apalagi berjanji menjadi Brand Ambassador produk yang bersangkutan, serta tidak pernah menerima uang senilai Rp 5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) dari yang bersangkutan,” katanya.

Atas hal tersebut, Mario Teguh merasa dirugikan. Kuasa hukum Mario Teguh melayangkan somasi kepada pihak pelapor untuk minta maaf selambatnya Kamis (20/7).

“Terhadap perbuatan pemberitaan yang tidak benar, memberikan keterangan palsu dan/atau berita bohong, Kami telah melayangkan Surat Peringatan/ Teguran Keras (Somasi) agar yang bersangkutan melakukan permintaan maaf kepada Klien Kami dan juga masyarakat dan/atau publik selambat-lambatnya pada hari Kamis tanggal 20 Juli 2023 pukul 16.00 WIB,” tutupnya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *