Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Polisi Ungkap Bripda IM Sempat Niat Jual Senpi ke Bripda IDF Sebelum Tertembak

1 min read

Jakarta (harianjabar.com) – Terungkap ada percakapan antara Bripda ID alias IDF dan Bripda IM alias IMS sebelum insiden tertembaknya Bripda IDF. Polisi menyebut percakapan ‘saya punya senjata’ dari Bripda IMS belum sampai ke arah penawaran ke Bripda IDF.

“Dari keterangan saksi-saksi yang ada, kepada IDF baru sampai memperlihatkan, belum sampai menawarkan,” kata Direktur Reskrimum Polda Jawa Barat Kombes Surawan saat dikonfirmasi, Kamis (3/8/2023).

Surawan menyebut Bripda IMS belum sempat menawarkan senpi ilegal itu ke saksi-saksi di TKP. Senpi itu disebut hanya baru sampai tahap ‘diperlihatkan’.

“Baru sebatas menunjukkan untuk ditawarkan kepada saksi-saksi di TKP. Belum sampai ada penjualan, baru diperlihatkan saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Bripda ID alias IDF tewas tertembak senjata api (senpi) ilegal yang dipegang Bripda IM alias IMS. Bripda IM mengucapkan sebuah kalimat sebelum senpi meletus dan mengenai Bripda ID.

“Dari percakapan terakhir tersangka itu mengeluarkan senjata. ‘Saya punya senjata’, nggak sengaja dia menarik pelatuk,” kata Direktur Reskrimum Polda Jawa Barat Kombes Surawan dalam jumpa pers di Polres Bogor, Selasa (1/8).

Kombes Surawan mengatakan hal itu saat ditanya tujuan Bripda IM mengeluarkan senpi hingga meletus dan membuat Bripda ID tertembak hingga tewas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/7), sekitar pukul 01.40 WIB, di Rusun Polri, Cikeas, Bogor. Dia mengatakan pistol dikeluarkan Bripda IM dari tasnya dan sudah dalam kondisi terkokang.

“Senjata itu dikeluarkan dari dalam kondisi sudah terkokang terisi peluru sehingga tidak sengaja dia menarik pelatuk kemudian meletus senjatanya,” kata dia.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *