Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Genggaman Terakhir Ibu Sebelum Anak di Karawang Tersambar Kereta

2 min read

karawang (harianjabar.com) – Malang nian nasib seorang bocah di Karawang, nyawanya melayang saat pulang sekolah melintasi rel kereta api. Kejadian itu terjadi di Kilometer 73+500, Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang pada Kamis (3/8/2023) sekitar pukul 11.45 WIB.

Kepala Desa Duren Abdul Halim Menuturkan, peristiwa itu terjadi saat anak perempuan kelas dua SD berinisal AD (8), pulang dari sekolah dengan menyebrang rel kereta api bersama ibunya.

“Saya langsung turun tadi, jadi kronologinya saat itu, palang pintu perlintasan kan posisinya ditutup, emang palang pintu kecil hanya perlintasan jalan kaki. Anak dan ibu itu jalan kaki mau pulang sekolah nyebrang,” ujar Halim, saat dihubungi, Kamis (3/8/2023).

Pada saat yang bersamaan, sang anak nengok ke kanan arah kereta itu meluncur, dan sang ibu nengok ke arah kiri, arah kereta datang, sang anak masih jalan kaki mendekat ke rel, kemudian sang ibu lantas mengejar dan menarik lengan anaknya.

“Ya saat itu emang ada kereta, cuma si anak nengoknya ke kanan, si ibunya kan nengok kiri jadi tahu ada kereta makanya anaknya berusaha ditarik gitu supaya gak kena (tertabrak),” kata dia.

Namun malang, nasib sang anak tak terselamatkan, meski sang ibu berusaha menyelamatkan karena kereta melintas begitu cepat.

“Ya tetap gak selamat, sebenarnya anak itu cuma hampir ke tabrak, jadi keserempet kan ditarik ibunya, tapi tetep gak selamat,” imbuhnya.

Korban sendiri, kata Halim, mengalami luka di bagian kepala, namun, sang ibu masih baik-baik saja. Posisi luka yang dialami korban cukup parah sehingga korban meninggal seketika.

“Anaknya luka di kepala entah mungkin sedikit kena benturan di kereta, cukup parah juga (lukanya) makanya langsung meninggal di situ, kalau ibunya baik-baik aja,” ucap Halim.

Korban sendiri, kata Halim, merupakan warga Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pihaknya juga sudah melaporkan kepada kades setempat, dan kepolisian.

Namun, pihaknya juga ikut mengurusi jenazah korban, ke rumah sakit guna kepentingan pelaporan kepada pihak PT KAI.

“Kita laporkan ke Kades Cibalongsari, dan juga polisi, jenazahnya masih diurus kan harus dibawa ke rumah sakit dulu. Nantinya buat laporan ke KAI,” pungkasnya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *