Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Kabel Menjuntai di Cimahpar-Simpang Pomad Bogor Dipotong Petugas PUPR

2 min read

Bogor (harianjabar.com) – Petugas Dinas PUPR Kota Bogor memotong kabel menjuntai di Cimahpar dan Simpang Pomad, Kota Bogor. Kabel menjuntai nan semrawut ini diketahui tidak dirapikan pemiliknya.

“Hari ini penertiban dan perapihan kabel dan tiang dilakukan di tiga titik di Kecamatan Bogor Utara, salah satunya di Cimahpar dan Simpang Pomad. Ini sebagai tindaklanjut dari laporan masyarakat dan hasil pengecekan,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Rena Da Frina, Selasa (8/7/2023).

Selain memotong kabel menjuntai, Dinas PUPR Kota Bogor juga mengangkut tiang yang diketahui sudah keropos dan miring. Kondisi tiang dikhawatirkan membahayakan masyarakat.

Selain memotong kabel menjuntai, Dinas PUPR Kota Bogor juga mengangkut tiang yang diketahui sudah keropos dan miring. Kondisi tiang dikhawatirkan membahayakan masyarakat.

“Hari ini ada beberapa kabel yang kita potong dan kita angkut tiang yang keropos dan miring, ini kita anggap sudah mengancam masyarakat dan pengguna jalan,” tambahnya.

Jadi memang untuk yang pertama itu, kita prioritas terhadap kabel yang sudah menjuntai, tiang yang keropos dan miring yang dianggap membahayakan serta mengancam masyarakat dan pengguna jalan,” kata Rena.

Rena mengatakan permasalahan kabel menjuntai sebenarnya ditemui hampir seluruh Kota Bogor. Oleh sebab itu pihaknya sementara waktu akan mengeksekusi kabel-kabel menjuntai di titik-titik kerap dilalui pengguna jalan.

“Kalau kabel semrawut, hampir seluruhnya di Kota Bogor itu semrawut, cuma untuk jangka pendek kita pilih dulu yang membahayakan masyarakat dan pengguna jalan dulu,” tambahnya.

Penertiban kabel di Kota Bogor, kata Rena, sudah dilakukan sejak Juli lalu. Pihaknya juga sudah lebih dulu berkoordinasi dengan Asosiasi Perusahaan Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Kota Bogor sebagai pihak pemilik kabel.

“Setiap penertiban, perapian dan pemotongan, kita selalu sampaikan rencana dan informasinya ke Apjatel Kota Bogor. Kita tanya di titik ini misalnya, ‘Kabelnya punya siapa saja? Tolong dicek’,” jelas Rena.

“Kita undang juga untuk cek bersama. Kalau sampai batas waktu yang kita tentukan belum ada respon, ya kita tertibkan, kita potong,” imbuh dia.

PUPR meminta pihak provider segera mendata kondisi kabelnya di Kota Bogor dan mengangkut sampah kabel yang dibiarkan di tiang. “Kita jangan dulu bicara ducting, itu masukan ke jangka menengah deh. Jangka pendeknya kita ajak tuh provider rapihkan kabel-kabelnya dulu,” ujar Rena.
Dia menjelaskan Dinas PUPR Kota Bogor juga telah bersurat agar para provider mengindentifikasi kabel-kabel milik mereka yang tersebar di 68 kelurahan. Rena mengaku sudah memperingati para pemilik kabel.

“Kita juga sudah bersurat juga agar mereka para provider untuk identifikasi aset-aset mereka yang ada di 68 kelurahan di Kota Bogor. Saya bilang (ke provider) kalau ada kabel yang digulung gulung di tiang, akan saya gunting,” tegas Rena.

Saya kasih peringatan, mereka harus cek, jika tidak, maka di hari H kita eksekusi,” pungkas dia.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *