Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Keindahan dan Mitos Curug Indrokilo

2 min read

Jakarta (harianjabar.com) – Desa Lerep yang mendapat gelar sebagai desa wisata di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang memang tidak ada habisnya dalam menyajikan keindahan alam dan budaya yang dimiliki. Salah satu destinasi wisata Desa Lerep yang belum diketahui oleh banyak orang yaitu Curug Indrokilo.

Destinasi wisata ini tersembunyi di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Dusun Indrokilo dengan medan jalan yang sempit. Meskipun begitu, keindahan alam yang disajikan dalam perjalanan menuju Curug Indrokilo terbilang indah dengan hamparan kebun kopi, hutan bambu, pepohonan, dan sungai-sungai kecil.

Berbeda dengan kebanyakan curug yang jalur utamanya kebanyakan mendaki, di Curug Indrokilo siapa pun yang ingin menikmati keindahannya harus turun lereng melewati hutan dan sungai, lalu kembali pulang dengan melakukan pendakian. Dikarenakan baru warga sekitar dan beberapa orang saja yang mengetahui keindahan curug ini, tidak heran jika pengunjung yang datang masih sedikit dan akan menemukan air yang masih jernih dengan suara gemercik dan ketenangan suara-suara alam lainnya.

Di balik keindahan alamnya yang menyejukkan mata ternyata Curug Indrokilo juga menyimpan banyak mitos yang menyelimutinya. Tidak hanya masyarakat setempat, tetapi beberapa orang yang mengetahui Curug Indrokilo meyakini bahwa siapa pun yang membasuh wajah atau tubuh mereka dengan air yang berasal dari curug tersebut dipercaya akan mudah mendapat jodoh.

Mitos lain yang turut dituturkan oleh Kepala Dusun Indrokilo, Pak Junari kepada mahasiswa KKN-T Undip 2023 (6/7), Curug Indrokilo dijaga oleh sesosok laki-laki bertubuh manusia, tetapi berbadan setengah ular. Beberapa orang mengaku pernah melihatnya, tapi Pak Junari menyampaikan bahwa sosok penjaga curug tersebut tidak mengganggu dan lebih sering bersembunyi dari pengunjung yang datang. Keberadaannya di Curug Indrokilo sebagai penanda bahwa di tempat itulah sosok tersebut tinggal.

Pak Junari juga menambahkan bahwa saat berkunjung ke Curug Indrokilo sudah seharusnya menjaga sikap dan menghormati kebudayaan yang ada di tempat tersebut sebagai bentuk melestarikan lingkungan dan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diharapkan.

Dalam obrolan singkat tersebut, Pak Junari juga mengungkapkan bahwa saat ini akses jalan menuju Curug Indrokilo dapat dikatakan belum cukup layak untuk dilewati oleh wisatawan sehingga ia juga tidak heran mengapa Curug Indrokilo belum banyak dikenal. Hal ini dikarenakan masih banyaknya jalan setapak yang belum direvitalisasi, beberapa medan yang curam, dan banyaknya bambu-bambu tumbang yang sering menutupi jalan.

Warga Dusun Indrokilo berharap bahwa nantinya Curug Indrokilo bisa mendapat perhatian lanjutan dari pemerintah terkait dan masyarakat lain yang peduli terhadap lingkungan untuk bisa bersama-sama membantu warga dalam melestarikan salah satu keindahan alam yang ada di Dusun Indrokilo, Desa Lerep.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *