Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Kronologi ABG di Jaksel Diinjak Kepalanya Usai Dituduh Tantang Pelaku

2 min read

Jakarta (harianjabar.com) – Polisi masih menyelidiki kasus remaja dicekik hingga kepalanya diinjak remaja lain di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Korban, FSD (16) dianiaya setelah dituduh menantang pelaku di WhatsApp.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Hendrikus Yossy mengatakan peristiwa penganiayaan terjadi pada Sabtu (19/8) pukul 13.37 WIB. Saat itu korban diminta ibunya untuk membeli obat.

Dituduh Tantang Pelaku
Usai membeli obat, di tengah jalan korban lalu bertemu pelaku MFA (15) dan Z (15). Saat itu keduanya menuduh korban telah menantangnya melalui WhatsApp.

Di tengah jalan, korban bertemu dengan terlapor, lalu terlapor mengklakson motor korban. Saat itu terlapor menuduh korban telah menantangnya melalui chat WA, namun korban merasa tidak pernah melakukan hal tersebut,” kata Henrikus dalam keterangannya, Senin (21/8/2023).

Korban Dianiaya di Tempat Sepi
Kedua pelaku selanjutnya meminta korban untuk bergerak ke tempat sepi. Sesampainya di lokasi, korban pun langsung dianiaya. Korban disebutkan mencekik, membanting, hingga diinjak kepalanya oleh pelaku.

“Terlapor MFA turun dari motor lalu mencekik dan membanting korban ke tanah, setelah itu terlapor juga menginjak leher korban menggunakan kaki kanan. Kemudian terlapor Z menampar pipi kiri korban,” ujarnya.

Setelah melakukan penganiayaan, kedua pelaku lantas meninggalkan korban di lokasi. Henrikus mengatakan korban sendiri sudah membuat laporan polisi di Polres Metro Jakarta Selatan.

“Sudah buat laporan. Persangkaan pasal 76 C jo Pasal 80 UU Perlindungan Anak,” imbuhnya.

Dipicu Masalah Asmara
Sebelumnya, Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra mengungkapkan korban dan pelaku masih tinggal di lingkungan yang sama. Multazam mengatakan peristiwa itu dipicu masalah asmara.
“Keduanya warga RW 03 semua. Jadi selisih paham terkait asmara, ya anak remaja,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra saat dihubungi, Senin (21/8).

Namun demikian, lanjut Multazam, pihaknya fokus terhadap tindak pidana yang ada. Polisi saat ini telah memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.

Namun kan terkait perselisihan itu tindak pidananya yang kita fokuskan. Apabila ada tindak pidana yang terjadi di situ melibatkan anak di bawah umur, tentunya saksi-saki itu akan kita panggil dan kami akan mintai keterangan,” ujarnya.

Viral di Medsos
Viral sebuah video yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap seorang remaja yang tengah mengendarai sepeda motor. Peristiwa itu disebut terjadi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Jaksel).

Dilihat detikcom dari video yang beredar, Minggu (20/8/2023), awalnya tampak laju motor yang dikendarai remaja berkaus hijau diberhentikan oleh dua orang pria. Tiba-tiba saja, remaja itu dicekik oleh pria berbaju hitam.

Tak hanya dicekik, remaja itu juga dibanting hingga terjatuh ke tanah. Dalam video berdurasi 40 detik itu, kepala korban juga terlihat diinjak oleh pria berbaju hitam. Peristiwa itu disebut terjadi pada Sabtu (19/8) di Jalan Lontar, Lenteng Agung.

“Ampun enggak lu?” tanya pria berkaos hitam sambil mencekik korban.

“Lu siapa dulu ini bang, gua enggak kenal lu,” jawab korban.

“Enggak kenal, enggak kenal (langsung menginjak kepala korban), jangan tengil lu kalau di WA,” kata remaja berkaos hitam.

“Gua kagak kenal lu bang,” timpal korban.

“Enggak kenal lu. Udah bangun lu, lu kalau di WA jangan tengil,” ucap pria berkaus hitam lagi.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *