Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Awal Mula Mahasiswi Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa di Kos Semarang

2 min read

Semarang (harianjabar.com) – Mahasiswi berinisial DW yang ditemukan meninggal dalam kamar kosnya di Semarang diketahui oleh teman-temannya setelah pintu kamar dibuka paksa. Awalnya para saksi itu curiga karena ada taksi online yang menunggu di depan kos.

Lokasi peristiwa ada di sebuah kos di Jalan Kijang Utara, Gayamsari Semarang. Rekan kos korban, Beatrice Purba dan Esti Novayanti mengatakan pagi tadi ada taksi online yang menunggu lama di depan kos dan sopirnya juga sempat menggedor pintu kamar korban bernomor 6 itu.

“Jadi bapaknya (driver) nunggu karena belum dibayar. Setelah turun (korban) masuk kamar dan belum balik,” kata Beatrice di lokasi, Senin (21/8/2023).

Beatrice dan Esti juga sempat kontak korban via WA dan hanya centang dua tapi tidak dibaca. Ia juga sempat bantu mengetuk pintu. Akhirnya teman-teman kos korban patungan membayar sekitar Rp 500 ribu untuk biaya perjalanan korban.

“(Taksi online) dari Klaten. Saya hubungi (korban) dari WA ceklis dua. Saya samperin pintu gedor, nggak ada respon. Kita patungan bayarin dulu,” kata Esti.

Ia mengatakan driver taksi online yang ditumpangi korban menyebut kalau korban sempat ada pertengkaran lewat telepon. Namun tidak diketahui korban sedang telepon dengan siapa.

“Bapaknya (driver) cerita kalo ada keributan lewat telepon,” ujarnya.

Teman-teman kos korban berusaha mencari keberadaan korban. Namun mereka masih curiga korban ada di dalam kamar.

Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB bersama penjaga kos dan seseorang yang datang membantu sepakat untuk membuka paksa pintu. Kemudian kaca jendela dipecah untuk membuka pintu yang kuncinya masih tertempel di dalam.

“Bapak kos manggil tukang, terus dipecah kacanya buat buka pintu. Kuncinya nempel di pintu dari dalam,” kata Beatrice.

Saat para saksi itu masuk, korban sudah dalam kondisi mulai kaku dan mulutnya berbusa. Mereka langsung memanggil petugas dan petugas Polsek Gayamsari serta Inafis Polrestabes Semarang beserta Resmob Polrestabes Semarang datang ke lokasi.

Kapolsek Gayamsari Kompol Hengky Prasetyo mengatakan tiga saksi sudah diperiksa dalam peristiwa itu. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan ditemukan obat cair dalam botol di dekat korban dan ada juga botol miras kosong.
“Keadaan terkunci dari dalam, ada upaya dari teman-temannya untuk didobrak. Kita datang kita cek sudah dalam keadaan sudah meninggal, kaku. Tidak ada tanda kekerasan. Ada obat-obatan, ada botol miras, itu aja sama rokok,” kata Hengky di lokasi.

Penyelidikan masih terus dilakukan terkait meninggalnya DW termasuk dalam rangka apa mahasiswi tersebut sempat ke Klaten. DW dan teman-temannya di Semarang dalam rangka koas di RS Bhayangkara.

“Kita sudah hubungi keluarga di Jakarta. Dia mahasiswi semester akhir di Jakarta. Dia masih koas. Kita selidiki,” jelas Hengky

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *