Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

9 Hari Hilang di Hutan, Pria Kukar Ditemukan Linglung dan Ketakutan

2 min read

Jakarta (harianjabar.com) – Slamet Riyadi (28) dilaporkan hilang selama 9 hari di dalam sebuah hutan di Kutai Kartanegara. Slamet berhasil ditemukan dalam kondisi linglung dan ketakutan.

Slamet ditemukan oleh tim SAR usai 9 hari hilang di dalam hutan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim). Saat dievakuasi, Slamet dalam keadaan ketakutan dan linglung.

“Iya korban berhasil ditemukan setelah dinyatakan hilang selama 9 hari. Saat ditemukan kondisinya linglung dan seperti orang ketakutan,” ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan Melkianus Kotta, akhir pekan lalu.

Slamet ditemukan di dalam hutan kawasan perusahaan milik PT IHM, Kecamatan Loa Kulu Kukar pada Jumat (18/9) malam. Korban ditemukan tepat pada hari terakhir pencarian tim SAR.

“Di hari ketujuh pencarian itu dari pagi sampai sore tim tidak menemukan tanda-tanda, pas malamnya saat tim beristirahat di posko, masyarakat dan rekan-rekan korban berinisiatif kembali melakukan pencarian,” terangnya.

Saat melakukan pencarian, 3 kilometer dari posko rekan-rekan korban dan masyarakat menemukan bekas pohon tumbang. Di situlah mereka mendapati korban tengah bersembunyi di dalam lubang.

“Saat ditemukan kondisi korban itu sedang jongkok di lubang tak begitu dalam, dan saat ditarik dari dalam lubang korban seperti orang ketakutan dengan kondisi lemas,” ungkapnya.

Rekan-rekan korban dan masyarakat yang melihat kondisi korban tersebut kemudian memberikan informasi ke tim SAR yang berada di posko. Saat itulah tim SAR turun tangan melakukan evakuasi terhadap Slamet.

“Setelah dievakuasi korban dibawa ke klinik perusahaan, namun sampai di klinik korban juga tidak bisa diajak komunikasi, kondisinya masih ketakutan,” kata Melkianus.

Melkianus menjelaskan korban dilaporkan hilang pada Kamis (10/8). Saat itu Slamet dikabarkan hilang saat pulang dari lokasi tempat ia bekerja.

“Kami terima informasi pada Minggu. Dari laporan yang kami terima saat kejadian korban hilang saat dalam perjalanan pulang habis bekerja bersama dua rekannya,” pungkasnya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *