Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Ngamuk Tak Diberi Duit Rp500 Ribu, Pria di Sukabumi Bakar Rumah Ibu

2 min read

Sukabumi (harianjabar.com) – Aksi nekat dilakukan pria inisial AG (25) di Kampung Mariuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Ia nekat membakar rumah ibu kandungnya hanya gara-gara tidak diberi uang Rp 500 ribu.

Api sempat berkobar dari dalam rumah, warga kemudian beramai-ramai memadamkan api. Beruntung nyala api baru menjalar ke sofa di dalam rumah, tidak lama AG diamankan dan diserahkan ke polisi oleh warga.

“Dia minta uang Rp 500 ribu ke ibunya pagi tadi, kemudian dia mengancam kalau enggak ada sore maka akan membakar rumah,” kata Adi Sukahdi (41) paman korban di Polres Sukabumi, Rabu (23/8/2023).

Adi menceritakan, ancaman itu ditebar AG pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Bukan sekedar ancaman, sore harinya AG kembali datang dan menanyakan uang yang dia minta pagi tadi.

“Sekitar jam 09.00 WIB dia minta uang, sambil mengancam ibunya. Nah tadi selepas Ashar dia ke rumah lagi enggak dikasih uang sama ibunya katanya memang enggak ada uang, di situ dia (AG) langsung pergi,” ujar Adi.

Ternyata AG tidak benar-benar pergi, ia membeli bensin dan kembali lagi ke rumah ibunya. Tanpa basa-basi ia menyiramkan bensin di dalam rumah ibunya, lalu menyalakan api. Api kemudian berkobar, warga ramai-ramai memadamkan api yang baru membakar sofa rumah.

“Dia siram semua yang di dalam rumah pakai bensin, sambil hancur-hancurin barang. Sampai talang air punya pak ustaz juga dia rusak. Saya sempat menahan pelaku ini, dia malah hampir menusukan pisau ke anak saya,” ungkap Adi.

Pelaku juga sempat mengancam akan membunuh pamannya itu. Setelah itu pelaku melarikan diri menggunakan motor, nahas pelaku mengalami kecelakaan dan akhirnya berhasil diamankan.

“Sebelum dia lari, dia mengancam bilangnya kamu lihat dimana saja gua bunuh, rumah kamu akan saya bakar, dia langsung mengambil motor. Kemudian tabrakan di daerah Benteng dan diamankan sama warga dan diserahkan ke polisi sekitar pukul 16.30 WIB,” tutur Adi.

Adi bercerita, AG baru saja bebas dari Nusakambangan sebagai terpidana kasus pembunuhan. Ia mendapat hukuman 12 tahun penjara namun mendapat pengurangan hukuman dan akhirnya bebas.

“Informasinya 7 tahun di penjara kemudian bebas bersyarat, harusnya dia rutin lapor tapi sudah 4 bulan katanya tidak lapor eh sudah bikin masalah lagi. Resedivis kasus pembunuhan, dia juga sebelumnya (setelah bebas) di Jakarta, kalau bilang ke mamahnya katanya sudah nusuk orang. Dia baru satu hari di sini, minta uang juga mungkin untuk kabur,” pungkasnya.

AG terlihat diperiksa petugas di ruang Unit Tipidum Satreskrim Polres Sukabumi. Petugas juga mengamankan senjata tajam dari tangan pelaku.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *