Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Sinyal Cawapres Anies Baswedan Segera Diumumkan

3 min read

Jakarta (harianjabar.com) – Tiga pimpinan partai Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) ditemui bakal capres Anies Baswedan pada akhir pekan lalu secara bergantian. Pascapertemuan, nama bakal cawapres disebut sudah diputuskan Anies dan akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Pertama Anies bertemu dengan Ketum Partai NasDem Surya Paloh di salah satu restoran di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (24/8). Esok harinya, Anies menemui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jumat (25/8).

Pertemuan selanjutnya pada Sabtu (26/8), Anies bertemu dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri di Pejaten Residence, Jakarta Selatan. Anies mengungkap isi pertemuannya dengan beberapa petinggi koalisi.

“Yang pertama, kita solid dan sudah bicaranya tentang strategi langkah untuk ke depan. Jadi kalau pembicaraan-pembicaraan itu, suasananya adalah suasana yang guyub,” kata Anies di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (27/8).

Anies mengatakan akan ada saatnya progres dari pembahasan internal partai akan diumumkan kepada publik. Dalam pertemuan dengan ketiga tokoh politik itu, pihaknya membicarakan soal langkah dan strategi ke depan.

“Suasana kita melihat langkah ke depan, siap kita jalan strategi dan lain-lain. itu yang kita bahas yang sama-sama kita diskusikan. Adapun langkah-langkah yang nanti akan diumumkan kepada publik pada waktunya diumumkan,” ucapnya.

Gelombang Besar dan Cawapres Anies
Koalisi Perubahan untuk Persatuan diketahui memang belum mengumumkan figur bakal cawapres usai mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal capres. Namun, selepas pertemuan Anies dengan 3 petinggi tersebut, Demokrat menyatakan koalisi pendukung Anies memasuki fase kepastian.

“Koalisi Perubahan sedang memasuki fase kepastian atau kejelasan untuk segera berlayar menghadapi gelombang besar. Sudah tidak ada lagi yang ditunggu,” kata Deputi Balitbang Partai Demokrat Syahrial Nasution kepada wartawan, Senin (28/8).

Syahrial memastikan ketiga partai di koalisi sudah solid terkait bacapres dan bacawapres yang akan diusung di Pemilu 2024. Dia tak membicarakan lebih detail siapa figur bakal cawapresnya.

Demokrat, PKS dan NasDem solid untuk mengantarkan capres dan cawapres memenangkan Pilpres 2024,” ujarnya.

Meski demikian, Syahrial mengatakan porosnya masih terbuka bagi partai yang hendak bergabung. “Jika ada kapal lain atau sekoci ingin bergabung menjadi bagian kekuatan armada, akan semakin dahsyat. Semoga Allah SWT meridhoi. Amin,” kata dia.

Hal senada disampaikan Ketua BPOKK Demokrat Herman Khaeron, Partai Demokrat menganggap pertemuan Anies dengan Paloh, SBY, dan Salim Segaf secara bergantian menandakan penentuan bakal cawapres pendamping Anies sudah final.

“Konteksnya menurut saya sama ya, apa yang dibicarakan baik dengan Pak Surya Paloh, dengan Pak SBY pengambil keputusan karena beliau sebagai ketua majelis tinggi partai di Demokrat, kemudian dengan Pak Salim Segaf yang juga pengambil keputusan di PKS. Tentu pertemuan ini menurut saya sudah memfinalisasi terhadap calon wakil presiden,” kata Herman Khaeron di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/8).

Khaeron menilai langkah Anies itu menandakan komunikasi kepada para petinggi parpol di koalisi sudah memasuki pembahasan strategis dan teknis pemenangan. Meski begitu, Khaeron menyerahkan kepada Anies soal kapan pengumuman bacawapresnya dilakukan.

“Artinya yang dibicarakan sudah tidak lagi pada siapa yang dipilih menjadi wakil tapi sudah berbicara pada persoalan-persoalan yang lebih strategis, yaitu persoalan langkah-langkah ke depan, bagaimana menuju kepada pendaftaran, menuju pada kampanye tentu dengan cara dan strategi yang lebih tepat,” ujar Khaeron.

Berdasarkan informasi yang beredar, bakal cawapres yang mendampingi Anies akan diumumkan pada pertengahan September. Sejauh ini, ada beberapa nama yang masuk bursa cawapres Anies yakni Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono hingga Gubernur Jawa Timur Khohifah Indar Parawansa dan terakhir ada nama Yenny Wahid.

Jubir Bicara Pertemuan Anies dengan Paloh hingga SBY
Juru bicara (jubir) Anies Baswedan, Sudirman Said, menyampaikan kesimpulan dari pertemuan maraton Anies dengan Paloh, SBY, dan Salim Segaf. Menurutnya, posisi Anies tak bisa ditawar, hanya sebagai bakal capres bukan posisi lain.

“Pertama, KPP tetap pada komitmen awal bahwa calon presiden yang akan diajukan adalah Anies Baswedan, dan Anies Baswedan hanya akan diajukan sebagai calon presiden, bukan untuk posisi lainnya,” kata Sudirman Said kepada wartawan, Senin (28/8).

Sudirman menyebut dalam pertemuan itu ditegaskan bahwa kewenangan cawapres ada di Anies Baswedan. Partai-partai di KPP juga akan mendukung siapa pun cawapres yang dipilihnya.

“Ditegaskan kembali bahwa capreslah yang diberi mandat menentukan (cawapres), partai-partai anggota KPP akan mendukung siapa pun pilihan dari Pak Anies Baswedan,” ujarnya.

Sudirman Said mengatakan pimpinan tertinggi dalam pertemuan itu juga mengusulkan supaya Anies dan Tim 8 memberikan alternatif kapan pendeklarasian cawapres. Menurutnya perlu ada momentum terbaik dengan mendeklarasikan capres dan cawapres.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *