Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Akal Bulus Dukun Cabul Hamili Pasien Berobat yang Ingin Punya Keturunan

2 min read

Jakarta (harianjabar.com) – Nasib tragis dialami wanita berinisial SB (34) di Indragiri Hulu, Riau. Berniat berobat ke dukun agar punya keturunan usai 12 tahun menikah, namun malah dihamili oleh sang dukun cabul berinisial DSS. Pelaku hingga 20 kali menyetubuhi korban dengan dalih ritual pengobatan.

SB bersama suaminya pertama kali mendatangi tempat praktik DSS tahun 2021 lalu. Tujuan kedatangan mereka guna berobat agar bisa hamil.

“Korban SB ini tak hamil selama 12 tahun menikah. Pelapor pun mencari perobatan untuk bisa hamil dan mendapatkan lokasi di tempat pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Indragiri Hulu, AKP Agung Rama.

Saat pertama kali datang, ia diminta masuk ke ruangan khusus dan mandi kembang di dalam bak. Sementara sang suami menunggu di luar. Saat itu korban sudah mengalami aksi pencabulan, namun ia berpikir hal itu bagian dari ritual.

“Pertama kali mandi kembang sudah ada dicabuli. Tetapi korban mungkin berpikir sebagai bagian dari ritual, ternyata terus berlanjut,” kata Agung.

Setelah itu, korban beberapa kali datang ke tempat praktik seorang diri tanpa ditemani suami. Saat itulah, pelaku berkesempatan menyetubuhi korban hingga 20 kali. Kini kondisi korban hamil 7 bulan.

“Pada tahun 2023 akhir Juli bahwa korban sudah hamil 7 bulan. Korban mengadu ke suaminya bahwa korban sudah hamil, tapi dihamili oleh pelaku. Itu posisi korbannya sudah lama minta pertanggungjawaban,” katanya.

Tak terima dengan perbuatan dukun cabul tersebut, suami korban SL melapor ke Polres Indragiri Hulu, pada 2 Agustus lalu.

“Laporan dibuat sama korban setelah tahu dihamili oleh pelaku. Hamil sudah 7 bulan,” kata Agung.

Polisi pun akhirnya menangkap pelaku DSS, Senin (28/8). Polisi juga mencari barang bukti di tempat praktik perdukunan tersebut.

“28 Agustus kemarin pelaku kita tangkap pelaku. Setelah pelaku diamankan Polres Inhu menuju ke rumah pelaku untuk cari barang bukti yang digunakan pelaku dalam praktik perdukunan yang dapat membuat korban hamil,” tambahnya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *