Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Ekonomi Palestina Terpuruk Akibat Serangan Israel ke Gaza

2 min read

harianjabar.com – Ekonomi Palestina Merana karena Serangan Israel ke Gaza dengan Peningkatan Angka Pengangguran. Sebulan terakhir, perekonomian Palestina semakin memburuk akibat serangan Israel ke Jalur Gaza. Di Tepi Barat, tensi juga meningkat, dan serangan pasukan Israel telah menyebabkan sekitar 160 orang tewas.

Sebelum konflik pecah pada 7 Oktober, angka pengangguran di Gaza telah mencapai 46%. Sekitar 80% dari penduduk Gaza bergantung pada bantuan kemanusiaan.

Dampak Serangan Israel ke Palestina pada Berbagai Sektor

Tepi Barat, 9 November 2023 – Serangan Israel terhadap Palestina telah berdampak merusak pada berbagai sektor di wilayah tersebut. Salah satunya adalah pasar saham Palestina, yang mengalami kerugian dalam semua sesi perdagangan sejak 7 Oktober. Indeks Al-Quds, indikator utama pasar saham Palestina, mencapai level terendah sejak September 2021, dengan penurunan sebesar 8,5% antara 5 Oktober dan 5 November.

Untuk mengatasi penurunan harga saham, dewan direksi Otoritas Pasar Modal Palestina mengizinkan perusahaan saham gabungan untuk membeli kembali saham mereka tanpa syarat kontrak. Langkah ini diambil dengan harapan dapat meningkatkan stabilitas harga saham di Bursa Palestina.

Selain itu, pekerja Palestina yang biasanya bekerja di Israel juga merasakan dampak serangan tersebut. Diperkirakan sekitar 140.000 warga Tepi Barat bekerja di Israel, dengan sekitar 18.500 di antaranya berasal dari Gaza. Namun, sebagian dari mereka kini menganggur karena banyak kegiatan ekonomi Israel terhenti akibat perang. Hal ini telah berdampak pada daya beli pasar Palestina, karena pendapatan dari para pekerja yang sebelumnya dikirim ke Tepi Barat sekarang terhenti.

Di sektor perbankan, Otoritas Moneter Palestina mengambil serangkaian tindakan untuk meredam dampak finansial dari perang, termasuk menunda pembayaran pinjaman oleh peminjam Palestina di Gaza hingga akhir Januari. Pinjaman warga Gaza mencapai perkiraan sekitar US$ 923 juta pada akhir September.

Selain itu, pendapatan pajak Palestina yang dikumpulkan oleh Israel atas nama Otoritas Palestina juga terkena dampak serangan di Gaza. Israel telah mengancam untuk tidak mentransfer pendapatan pajak ke otoritas yang berbasis di Ramallah. Pada tanggal 30 Oktober, menteri keuangan Israel bahkan membekukan transfer pendapatan pajak sebesar US$ 188 juta per bulan.

Meskipun kemudian dibatalkan dan diinstruksikan oleh Menteri Pertahanan Israel, transfer tersebut dikurangi jumlah dana yang biasanya dialokasikan ke Gaza. Otoritas Palestina menolak menerima dana pajak yang “tidak lengkap” dari Israel, yang menambah beban keuangan pemerintah dan gaji pegawainya.

Dalam sebulan terakhir, serangan Israel di Jalur Gaza telah menyebabkan sejumlah besar korban jiwa. Setidaknya 10.022 warga Palestina, termasuk ribuan anak-anak dan wanita, tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza. Di sisi Israel, hampir 1.600 orang tewas menurut angka resmi. Konflik ini telah menyebabkan penderitaan dan kerusakan yang meluas, dan upaya-upaya kemanusiaan terus diperlukan untuk mengatasi dampaknya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *