Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Grab Raja RI, Gojek Gigit Jari Lagi

1 min read

harianjabar.com – Nilai transaksi pesan antar makanan dan minuman berbasis aplikasi online di Indonesia mencapai Rp 72,6 triliun sepanjang 2023. Mayoritas pesanan tersebut dilakukan lewat GrabFood.

Momentum Works menerbitkan laporan terbarunya tentang industri pesan antar makanan di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Berdasarkan riset, nilai barang yang diperjualbelikan (GMV) di industri pesan antar makanan berbasis aplikasi di Asia Tenggara menembus US$ 17,1 miliar (nyaris Rp 270 triliun).

Grab adalah penguasa pasar di Asia Tenggara. Nilai transaksi GrabFood di enam negara Asia Tenggara mencapai US$ 9,4 miliar (Rp 148 triliun).

GrabFood juga mendominasi pasar Indonesia. Setengah dari nilai transaksi pesan antar makanan di RI yang mencapai US$ 4,6 miliar (Rp 72,6 triliun) dilakukan lewat aplikasi Grab.

Pemain lokal, Gojek lewat layanan GoFood, kini hanya melayani 38 persen dari GMV layanan pesan antar di Indonesia atau sekitar Rp 27,9 triliun.

Dalam laporan tahun lalu, GrabFood juga menguasai pasar Indonesia. GMV pengiriman makanan di Indonesia pada 2022 diperkirakan mencapai US$ 4,5 miliar atau sekitar Rp 67,8 triliun (kurs Rp 15.075/US$) selama setahun. 

Grab saat itu menjadi penguasa dengan market share 49% di Indonesia. Sementara itu, Gojek menempati di posisi kedua dengan market share 44%. Lalu, ada Shopee Food dengan market share 7%.

Artinya, penguasaan pasar GrabFood di Indonesia makin besar. 

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *