Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Wanita Terlempar dari Kursi Komidi Putar,Derita Cedera Otak Parah,4 Bulan Kemudian Meninggal

2 min read

Harianjabar.com- Seorang wanita terluka parah ketika naik komidi putar dan terlempar dari kursinya.

Rupanya kursi ayun yang diikatkannya terlepas yang membuat wanita itu terlempar dengan kuat dari wahana dan menderita luka-luka.

Empat bulan kemudian, wanita itu dikabarkan meninggal dunia karena gagal sembuh dari insiden terlempar dari komidi putar itu.

Davine Muniz Cordeiro, 34 tahun terbang dari ayunan ombak di taman hiburan Mirabilandia di Olinda, Brasil, pada 22 September tahun lalu.

Guru bahasa Inggris tersebut mengalami cedera otak traumatis dan patah tulang saat ia terjatuh, dan dilarikan ke rumah sakit.

Selama empat bulan perawatan, Muniz Cordeiro menjalani 10 operasi dan kehilangan separuh otaknya.

Hingga akhirnya dia meninggal di Rumah Sakit Hapvida, di Fortaleza, kemarin.

Wahana ini menampilkan beberapa ayunan yang diikatkan dengan rantai ke struktur berputar.

Suara kursi yang menghantam tanah terdengar dalam rekaman video yang diambil saat itu (CEN)

Kursi tersebut menjulang setinggi 12 meter dan berosilasi perlahan untuk merangsang pergerakan gelombang.

Nahas, entah bagaiman ayunan yang digunakan Muniz Cordeiro terlepas dari strukturnya saat ia berputar di udara dengan kecepatan tinggi.

Rekaman video yang diambil saat insiden terjadi, menunjukkan ayunan tersebut berputar sebelum terdengar suara ayunan Muniz Cordeiro yang menyentuh tanah.

Dalam pernyataannya kepada media lokal, pengelola Taman Mirabilandia mengatakan.

“Manajemen dan semua orang yang membuat Mirabilandia menyesali kehilangan Davine Muniz, bersimpati kepada keluarga.

Hanya sedikit kata yang dapat mewakili kenyamanan saat ini, terutama bagi mereka yang selalu berupaya menawarkan momen hiburan dan kegembiraan.”

Wanita terlempar dari komidi putar dan menderita cedera otak traumatis dalam kecelakaan itu (Metro.co.uk)

Pemerintah sebelumnya mengatakan kepada media lokal bahwa mereka telah ‘secara preventif’.

Bahkan mereka menangguhkan alat pengayun gelombang tersebut untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap peralatan tersebut.

Seorang saksi berkata, “Anak saya naik diputaran pertama tepat sebelum kecelakaan, dan pada putaran kedua, hal ini terjadi.”

“Ia berjalan normal, tapi talinya putus dan dia seperti terbang ke udara.

Dia dibiarkan tergeletak di tanah.”

Menurut pihak taman, dia kemudian segera mendapat perawatan dari tim brigade yang bertugas dan dibawa ke rumah sakit.

Investigasi atas apa yang sebenarnya terjadi diyakini masih dilakukan oleh pihak berwenang.

Tahun lalu, satu orang tewas dan empat orang terluka setelah rollercoaster tergelincir sebagian di Swedia .

Para saksi menggambarkan mendengar ‘gedebuk logam’ dan melihat tiang penyangga wahana Jetline di taman Grona Lund di Stockholm mulai bergetar sebelum kecelakaan terjadi.

Salah satu gerbong rollercoaster terlihat keluar dari rel dengan ‘sangat tinggi’ sebelum jatuh ke tanah.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *