Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Kasus Bully di Sekolah Elit, Polisi Segera Panggil Orang Tua Geng Tai

2 min read

Harianjabar.com – Binus School Serpong menindak tegas sejumlah siswa yang tergabung dalam Geng Tai dan terlibat dalam kasus bully siswa beberapa waktu lalu. Kini, kasus berujung di kantor polisi.

Melalui keterangan resmi yang diterima harianjabar, pihak sekolah telah mengeluarkan siswa yang terlibat dalam bully tersebut.

“Insiden kekerasan yang dialami oleh siswa kami dilakukan oleh sejumlah siswa lainnya, yang terjadi di luar lingkungan sekolah dan di luar jam sekolah. Setelah mengetahui insiden tersebut, pihak sekolah melakukan investigasi secara intensif. Seluruh siswa yang terbukti melakukan tindakan kekerasan sudah tidak menjadi bagian dari komunitas BINUS SCHOOL,” kata Haris Suhendra selaku Humas Binus School Education dalam keterangan resminya.

Selain itu, siswa lain yang menyaksikan perundangan tersebut mendapatkan sanksi dari pihak sekolah.

“Sejumlah siswa lain yang turut menyaksikan kejadian tersebut tanpa melakukan tindakan pencegahan maupun pertolongan juga telah mendapatkan sanksi disiplin keras,” Tutut Haris Suhendra.

Polres Tangerang Selatan melalui Kasat Reskrim AKP Alvino menyatakan kasus dugaan bullying Geng Tai naik ke tahap penyidikan. Adapun kasus ini diduga dilakukan sejumlah siswa dari sekolah Binus School Serpong.

“Sudah naik ke tahap penyidikan,” ujar Alvino saat dihubungi.

Lebih lanjut, karena terduga pelaku masih berusia di bawah umur, polisi sampai saat ini belum menetapkan tersangkanya.

Alvino pun menegaskan bahwa kasus ini masih menjalani pendalaman lebih lanjut lagi.

“(Tersangka) belum,” tutur Alvino.

“Masih didalami,” lanjutnya.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Tangerang Selatan Iptu Wendi menjelaskan mengenai rencana pemanggilan orangtua dugaan pelaku bully Geng Tai. Iptu Wendi menegaskan sudah mengagendakannya.

Meski begitu ia masih harus menunggu kepastian lebih lanjut dari pihak penyidik. Sebab pendalaman kasus ini masih terus berjalan.

“Saat ini sudah diagendakan (pemanggilan orang tua)” ujar Wendi.

Adapun Geng Tai berasal dari sekumpulan anak-anak yang sekolah di Binus School Serpong. Hasil pendalaman sementara menghasilkan dugaan perundungan terjadi sudah sebanyak dua kali.

Informasi itu didapatkan dari beberapa saksi yang berasal dari pihak keluarga korban.

“Untuk kronologinya, keterangan sementara yang kita dapatkan untuk kejadian ini diduga terjadi tindakan kekerasan itu sekitar dua kali, yaitu 2 Februari dan 13 Februari. Namun untuk pastinya kita akan gali lagi dari keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada,” papar Alvino kemarin.

Polisi juga telah mengantongi bukti-bukti yang disebutkan hanya video sementara. Lalu bukti lainnya masih dirahasiakan.

Kini korban bullying sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Kini korban tengah menjalani rawat jalan dan masih akan ada proses pemeriksaan psikologis.

Dalam kasus ini, nama anak Vincent Rompies ikut terseret. Meski sudah dibenarkan terkait keterlibatan anaknya dalam aksi bully, Vincent Rompies sampai saat ini masih belum memberikan klarifikasi.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *