Harianjabar.com

Media online jawa barat | media jawa barat | informasi jawa barat | berita jawa barat | berita bandung | gubernur jawa barat | walikota bandung | walikota bogor | info kuliner jawa barat | Media Jabar | Jabar Online news | Jabar news | Berita online jawa barat | Media online jabar | Info jabar | Harian Jabar.

Petir Menyambar 2 Mahasiswa Unpad hingga Tewas di Batu Kuda

2 min read

Harianjabar.com – Mitzelion Rayi Adimastya Putra dan Bangkit Alyuda Prasetyo, mahasiswa Fakultas Teknik Geologi (FTG) Universitas Padjajaran (Unpad) meninggal dunia karena tersambar petir.

Kejadian itu terjadi saat keduanya sedang berkemah di Bumi Perkemahan Batu Kuda, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (23/2) malam.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Dandi Supriadi mengatakan korban tersambar petir saat camping mandiri bersama teman-teman lainnya di lokasi tersebut.

“Iya kabarnya begitu. Jadi mereka sedang kemping di daerah Batu Kuda, kemping main aja, lalu ya itu tadi malam kena petir. Tadi malam, Jumat malam,” kata Dandi.

Sebenarnya, dalam kejadian ini ada tiga mahasiswa yang tersambar. Namun satu dari tiga mahasiswa bernama Adinda selamat.

Dandi mengungkapkan, saat kejadian kedua mahasiswa tersebut sedang berkemah dengan beberapa orang temannya yang diperkirakan juga merupakan mahasiswa Teknik Geologi Unpad. Menurutnya kegiatan tersebut bukan agenda resmi kampus.

“Iya bisa dibilang gitu (di luar agenda kampus), karena perkuliahan kan belum mulai ya baru mulai Senin. Mereka dari pihak fakultas bilang bukan kegiatan fakultas, jadi kemping sukarela,” jelasnya.

“Saya kurang jelas mereka kemping berapa orang dan siapa saja, tapi sepertinya mereka anak (fakultas) geologi semua. Saya gak bisa pastiin berapa orangnya,” tambah Dandi.

Terpisah, Wakil Dekan Sumberdaya dan Organisasi Fakultas Geologi Unpad Dr Cipta Endyana mengatakan, dari penuturan teman korban, sekitar pukul 16.30 WIB rombongan mahasiswa ini berangkat menuju lokasi Batu Kuda dan sampai sekitar Pukul 17.00 WIB. Sesampai di sana mereka istirahat terlebih dahulu sampai pukul 18.00 WIB.

“Pada saat perjalanan menuju camp cuaca tidak cerah dan tidak juga mendung, sesampai di tempat camp langsung mendirikan camp, menyalakan api agar dapat menghangatkan badan, dan membuat makanan,” kata Cipta dalam keterangan tertulis, Minggu (25/2/2024).

Sesampainya ke lokasi camping, tidak lama hujan turun. Karena khawatir dengan keselamatan korban dan beberapa temannya mengambil keputusan untuk segera bergerak semua ke camp di bawah, disaat akan melakukan pergerakan mengambil alat, langit terang dan petir menyambar hingga api unggun yang ada pada camp tersebut padam.

“Mitzel dan Bangkit sudah terbaring, sedangkan Adinda juga tiba-tiba menjerit karena katanya kakinya kena sambar oleh
petir jadi tidak bisa dirasakan, teman-temannya yang selamat langsung segera mencari pertolongan ke bawah dan diperjalanan bertemu dengan teman-temannya yang akan naik atas, setelah sampai ke basecamp bawah pihak basecamp membawa tandu untuk mengevakuasi para korban, selama menunggu itu ada tim yang berusaha melakukan CPR untuk pertolongan pertama,” ungkapnya.

Ketiga korban lalu diboyong teman-temanya ke RS AMC Cileunyi, Kabupaten Bandung. “Setibanya di rumah sakit Mitzel dan Bangkit sudah meninggal sedangkan Adinda mendapatkan perawatan secara intensif,” tambah Cipta.

Dalam kejadian ini, FTG Unpad mengumumkan kehilangan dua mahasiswa dalam sebuah kejadian tragis saat melakukan camping mandiri di daerah Batu Kuda.

“Kami mengungkapkan duka yang mendalam atas kehilangan dua mahasiswa kami yang berbakat dan berdedikasi ini,” tuturnya.

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *