HARIAN JABAR, KOTA BEKASI – Maraknya aksi tindak kriminal dugaan kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren (Ponpes), membuat Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi, Kyai Ayi Nurdin, angkat bicara.
Saat ditemui, dirinya menegaskan, agar para orang tua yang ingin menitipkan buah hatinya menempuh pendidikan di pondok pesantren, tidak perlu merasa khawatir dengan adanya kabar atau berita tersebut.
“Satu yang perlu diperhatikan adalah ketika akan menitipkan buah hatinya menempuh pendidikan di ponpes, lihat dulu latar belakang ponpes tersebut seperti apa dan lain sebagainya,” terang Kyai Ayi Nurdin, Jumat (25/9/2026).
Selain itu, dirinya juga meminta agar dugaan pelecehan seksual tersebut bisa dibuka secara transparan dihadapan publik. Karena hal ini berkaitan dengan kenyamanan serta keamanan santriwati saat menempuh pendidikan.
“Transparansi perlu dilakukan dihadapan publik, agar para orang tua tidak merasa khawatir ketika menitipkan anaknya ke ponpes,” ujarnya tegas.
Dirinya menegaskan, bahwa sejatinya keberadaan pondok pesantren bisa menghadirkan rasa nyaman bagi anak didiknya dalam menempuh pembelajaran.
“Karena ponpes harus bisa menghadirkan ruang nyaman itu,” paparnya.

