HARIAN JABAR, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), memberikan klarifikasi terkait video viral dari akun TikTok nendenhu_27 yang menyoroti kondisi jalan tanah dan berlubang di kawasan Jonggol. Melalui unggahan video di akun pribadinya, KDM meluruskan status lahan tersebut agar tidak terjadi salah paham di tengah masyarakat.
KDM mengawali responnya dengan mengapresiasi atensi masyarakat yang terus mengingatkannya mengenai kondisi infrastruktur di Jawa Barat. Namun, setelah dilakukan pengecekan, jalur yang dimaksud ternyata bukan merupakan jalan raya untuk transportasi umum.
Berdasarkan penjelasan KDM, jalan yang terlihat becek dan penuh genangan tersebut adalah jalan inspeksi milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Jalur tersebut memiliki fungsi spesifik untuk mendukung operasional alat berat.
“Saya sudah cek, itu status jalannya jalan inspeksi BBWS. Biasanya digunakan untuk alat-alat berat melakukan pengerukan sungai, dan hasil pengerukannya sering disimpan di pinggir jalan itu,” jelas KDM.
Karena fungsinya yang diperuntukkan bagi alat berat dan pemeliharaan sungai, maka konstruksi dan perawatannya memang tidak disiapkan sebagai jalan utama bagi kendaraan pribadi atau masyarakat umum.
Bukan Kang Dedi namanya jika tidak menyisipkan humor dalam setiap responnya. Setelah memberikan penjelasan teknis, beliau justru balik menggoda pemilik akun TikTok tersebut mengenai alasannya melintasi jalan inspeksi yang cenderung sepi dan tersembunyi.
KDM mempertanyakan mengapa pasangan tersebut tidak memilih jalan protokol yang sudah lebar dan mulus. “Pertanyaan saya, Teteh dan Akang mau ke mana atuh harus ngelewatin jalan inspeksi berdua? Kenapa tidak ngelewati jalan yang besar dan lebar? Jadi curiga aku mah sama Akang dan Teteh,” seloroh KDM sembari tersenyum.
Respon ini pun langsung menuai berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang memuji kecepatan KDM dalam merespon keluhan warga, namun tak sedikit pula yang terhibur dengan cara KDM membalikkan situasi lewat candaan segar namun tetap informatif.
