HARIAN JABAR, KOTA BEKASI – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Ali Syaifa, mengajak anak muda untuk mendalami demokrasi dengan ‘melek politik’. Kegiatan yang dilakukan dengan memberikan pendidikan politik kepada para pelajar para calon pemilih pemula, diharapkan bisa menjadi salah satu edukasi politik sekaligus memberikan proses pembelajaran berorganisasi bagi para pelajar.
“Hal ini sebagai upaya KPU Kota Bekasi dalam memberikan edukasi terkait demokrasi yang berkembang, sehingga mereka nantinya bisa menggunakan hak suaranya, belajar berorganisasi dan tidak anti politik, karena ada banyak manfaatnya juga,” terang Ali, Jumat (7/8/2026).
Ali Syaifa menuturkan, edukasi atau pendidikan politik kepada siswa, merupakan salah satu program yang dijalankan oleh KPU Kota Bekasi sebagai proses pembelajaran politik pemilih pemula.
“Pendidikan politik ini merupakan pembelajara bagi mereka para siswa yang nantinya usianya sudah masuk ke dalam kriteria pemilih pemula saat pelaksanaan pemilu mendatang,” terang Ali.
Kegiatan pendidikan politik bagi siswa sekolah calon pemilih pemula yang dilaksanakan satu bulan sekali tersebut, dilakukan dengan metode komunikasi 2 arah.
“Kegiatan sebulan sekali dan kami menerapkan komunikasi 2 arah, agar lebih hidup dan lebih cair suasananya,” kata Ali tersenyum.
Ali juga menekankan, bahwa pendidikan politik tersebut diharapkan memberikan sebuah output berupa cara pandang siswa terhadap peekembangan politik hingga demokrasi di Indonesia seperti apa.
“Kami ingin apa yang kami lakukan ini bisa memberikan gambaran, wawasan serta edukasi kepada mereka terkait perkembangan politik maupun demokrasi di Indonesia saat ini,” ungkapnya melanjutkan.
Selain itu, kegiatan yang akan terus dilakukannya secara kontinyu, bisa dijadikan wadah bagi siswa untuk belajar berorganisasi, memahami politik secara luas seperti apa, hingga membangun kesadaran mereka terkait hal tersebut agar kedepannya mereka bisa memahami serta menyalurkan hak politiknya pada saatnya nanti.
“Yang jelas, melalui pendidikan politik ini, kita sama-sama belajar serta membangun kesadaran bersama terkait hal tersebut,” pungkas Ali.

