HARIAN JABAR, KOTA BEKASI – Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), mendatangi SMAN 5 Bekasi. Kedatangan para mahasiswa tersebut sebagai langkah edukasi serta memotivasi para siswa terkait Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan jurusan yang akan mereka ambil setelah lulus dari bangku SMA.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 5 Bekasi, Dede Supriatna menuturkan, kedatangan sejumlah mahasiswa UI ke sekolahnya tersebut tidak lain untuk memberikan gambaran tentang jenjang pendidikan di tingkat perguruan tinggi.
“Mereka datang bukan hanya sekedar memberikan edukasi dan motivasi saja, tetapi juga memberikan gambaran tentang jurusan yang ada di lingkungan kampus mereka,” ujar Dede, Rabu (5/8/2026).
Lanjut Dede menjelaskan, dengan begitu, maka siswa SMAN 5 Bekasi sejak sedini mungkin bisa menentukan sendiri jurusan yang akan mereka pilih ketika lulus dari bangku sekolah.
“Para siswa sejak sedini mungkin sudah memiliki gambaran terkait jurusan yang akan mereka pilih untuk masa depannya. Jadi, siswa bisa bisa menetapkan targetnya seperti apa,” terangnya.
Kegiatan yang juga diisi dengan sesi tanya jawab tersebut, dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga pukul 07.20 WIB pagi, diikuti oleh seluruh siswa kelas 10-12.
“Kegiatan edukasi dan motivasinya dilakukan usai kegiatan literasi usai dilakukan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 5 Bekasi, Safrudin mengatakan, melalui temu langsung antara mahasiswa dan siswa di sekolahnya, hal ini diharapkan mampu menjadi sebuah media motivasi bagi siswa untuk mencapai target masuk ke PTN sesuai dengan minat mereka.
“Besar harapan kami, hal ini bisa menjadi sebuah motivasi berharga bagi para siswa SMAN 5 Bekasi untuk masuk ke PTN sesuai dengan minat mereka,” harap Safrudin.
Pada kesempatan tersebut, Safrudin juga menekankan pentingnya menerapkan budaya literasi dan belajar dengan penuh komitmen tinggi, agar impian masuk ke PTN bisa tercapai.
“Kampus impian tidak diraih dengan keberuntungan, tetapi dengan kebiasaan belajar dan literasi yang konsisten,” pesannya.

