Bandung, HarianJabar.com – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana Farhan, memutuskan untuk membatalkan rencana perjalanan dinas ke luar negeri meskipun sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Perjalanan yang sedianya dilakukan ke Italia, Malaysia, dan Australia itu awalnya bertujuan untuk menjalin kerja sama serta mempelajari pengelolaan kota di berbagai sektor. Namun, Farhan menilai saat ini ada prioritas lain yang lebih mendesak di Kota Bandung.

Alasan Pembatalan
Dalam keterangan resmi, Farhan menegaskan bahwa pembatalan dilakukan semata-mata karena pertimbangan efisiensi dan kebutuhan masyarakat.
“Saya sudah diberi izin oleh Kemendagri, tetapi setelah mempertimbangkan situasi di Kota Bandung, saya memutuskan untuk tidak berangkat. Fokus saya tetap pada pelayanan warga,” ujarnya.
Pertimbangan Anggaran dan Prioritas Kota
Farhan juga menyinggung soal efisiensi anggaran. Menurutnya, perjalanan dinas ke luar negeri memang bisa membawa manfaat dalam bentuk pertukaran pengetahuan, tetapi di sisi lain penggunaan anggaran perlu diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak di daerah.
“Kita harus realistis. Bandung saat ini masih menghadapi berbagai persoalan. Saya lebih memilih mengalokasikan energi dan anggaran untuk penanganan di dalam negeri,” tambahnya.
Sikap Apresiatif Publik
Langkah pembatalan ini mendapat respons positif dari sejumlah kalangan. Beberapa warga dan pengamat menilai keputusan tersebut mencerminkan sikap kepemimpinan yang peka terhadap kondisi masyarakat.
Menurut pengamat tata kelola pemerintahan dari Universitas Padjadjaran, keputusan Farhan dapat menjadi contoh bagaimana pejabat publik menempatkan kepentingan warga di atas kepentingan pribadi maupun kelembagaan.
Komitmen Layanan Publik
Farhan menegaskan bahwa dirinya tetap terbuka untuk menjalin kerja sama internasional, namun melalui jalur yang lebih efisien, seperti komunikasi daring, forum virtual, atau kerja sama yang difasilitasi kementerian terkait.
“Bandung tetap butuh koneksi global, tetapi itu bisa dilakukan tanpa harus selalu bepergian jauh. Yang utama, pelayanan kepada masyarakat jangan terganggu,” katanya.
